Sebelum mendonorkan jantungnya untuk Miya.Ratih sempat menulis 2 buah surat yang isinya benar benar mengejutkan, karena ternyata Ratih sudah menikah kan Miya dengan putra dari sahabat masa kecilnya.Namun Miya tidak mengetahui siapa pemuda itu?
Lalu...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Perlahan kabar Aldi dan Miya yang memiliki hubungan sebagai pacar, tersebar ke seluruh penjuru sekolah. tentu saja itu sangat mengejutkan, terutama untuk para kaum hawa disekolah itu. Satu persatu most wanted sekolah mereka memiliki pasangan, jelas ini adalah hari patah hati sedunia bagi mereka semua .
Di mulai dengan Raka yang berpacaran dengan Amanda. Sekarang Aldi juga berpacaran dengan Miya. Musnah sudah harapan untuk bisa mendapatkan kedua cowok itu. Ya bisa kalian bayangkan bukan, hampir 80% gadis disekolah itu mengidolakan Raka dan Aldi.
Meski kini banyak yang merasa tak suka,juga banyak yang merasa iri kepada Miya dan Amanda . Namun itu tak berpengaruh apa-apa pada keduanya, mengingat itu sudah menjadi pilihan mereka, jadi resiko apapun mereka sudah siap menanggungnya.
" Nda! gue ke perpus dulu ya" Pamit Miya pada Amanda.
" Oke!"
Miya berjalan menuju perpustakaan, tentu saja disepanjang koridor banyak sekali gadis yang memperhatikan-nya dengan berbagai macam tatapan aneh. Namun Miya memilih untuk tidak menggubrisnya.
Sesampainya di perpustakaan, Miya dibuat bingung melihat semua meja telah penuh. mau duduk dimana coba? Miya mendengus kesal. di saat-saat seperti inilah perpustakaan mendadak ramai, mengingat sebentar lagi akan ada ulangan awal semester.
Tak sengaja, Miya melihat ada Aldi yang tengah duduk sendirian disalah satu meja. Miya berpikir apakah dirinya boleh duduk disamping cowok itu. Miya berjalan menghampiri meja Aldi.
" Hai Al , gue duduk sini ya" Ujar Miya meminta izin.
" Hm..." Jawab Aldi mengangguk kecil. Miya memperhatikan Aldi yang tengah sibuk dengan bukunya. Tak lupa cowok itu juga memakai earphone ditelinga kanan.
" Lagi belajar apa sih Al? Serius banget?" Tanya Miya kepo.
" Gue lagi siapin banyak hal buat olimpiade besok"
" Besok Lo ada olimpiade?"
" Iya"
" Balik kesekolahnya jam berapa biasanya?" Tanya Miya lagi.
" Sebelas mungkin, kenapa?" Ujar Aldi balik bertanya.
Miya menggeleng.
" Gak papa, Cuma jujur gue masih agak takut aja. Denger-denger katanya besok Miko udah mulai masuk sekolah lagi. Gue belum siap aja ketemu dia. Gue takut kalo_"
" Gak perlu dipikirin,Gue jamin dia gak bakal berani macem-macem lagi sama Lo" Potong Aldi membuat Miya sedikit terkejut. Benarkah?
" Lo yakin? Kalo dia masih berani macem-macem gimana?"