Setelah melewati malam yang panjang sambil berpikir, ia memutuskan untuk mempertahankan bayinya. Ia tidak ingin menghilangkan nyawa bayi yang tak berdosa.
Ia juga telah memutuskan ide gila untuk kabur dari Lotus Pier entah untuk sementara ataupun selamanya. Karena ia berpikir jika kehamilannya diketahui oleh orangtua ataupun orang lain, bukan hanya hal itu akan merusak reputasinya juga nama baik keluarga akan ikut tercoreng. Ia juga belum siap untuk menerima tatapan kekecewaan dari ayah, ibu, kakaknya dan juga Wei Wuxian apalagi jika suatu saat nanti terbongkar jika anak yang dikandungnya adalah hasil dari pemaksaan Lan Wangji padanya.
Ia juga sudah memutuskan bahwa ia akan pergi tengah malam besok disaat yang lain telah terlelap tidur, jadi saat ini ia ingin menyiapkan semua sendiri sembari menghabiskan waktu dengan keluarganya sebelum kabur nanti malam. Jadi, saat ini ia memutuskan untuk menghabiskan waktu bersama keluarganya sebelum ia pergi jauh untuk waktu yang tidak bisa ditentukan.
****
Sarapan kali ini terlihat sangat mewah. Selain hidangan lezat berlimpah, hidangan kali ini datang dengan porsi yang besar seakan tengah merayakan pesta.
"Ada apa ini? Kenapa banyak sekali makanannya? Aku tidak tahu jika kita sedang merayakan sesuatu?" tanya Madam Yu ke yang lainnya.
"Hah? Aku pikir kau yang sudah menyiapkan semua makanan ini dan ingin menanyakannya. Lalu siapa sebenarnya yang memasak makanan ini?" ujar Jiang Fengmian sambil bertanya kepada pelayan.
"Yang menyiapkan makanan ini adalah Jiang gongzi. Pagi ini Jiang gongzi bangun sangat pagi dan langsung memasak semua hidangan ini dan melarang kami untuk membantu beliau," jawab salah satu pelayan itu.
"Lalu sekarang dimana gongzi kalian itu? Kenapa ia tidak ikut sarapan sekarang?" tanya Madam Yu. Pelayan itu hanya saling bertatapan karena mereka juga tidak mengetahui kemana Jiang Cheng pergi setelah memasak. Sampai akhirnya salah satu penjaga yang memang sengaja di tempati di ruang makan menjawab.
"Jiang gongzi sudah sarapan terlebih dahulu. Dan tadi saya melihat gongzi tengah menuju ruang kerja," jawab penjaga itu menimbulkan kerutan halus di anggota keluarga itu.
'Tumben sekali Jiang Cheng bisa serajin ini?' tanya batin mereka secara bersamaan.
"Aku akan pergi menemui A-Cheng," ujar Wei Wuxian sambil berdiri dan ingin beranjak pergi sebelum ditahan oleh Yu Ziyuan.
"Berhenti Wei Wuxian. Putraku saat ini tengah melakukan tugasnya sebagai penerus sekte Jiang, jadi kau jangan mengganggunya. Lebih baik kau makan dan jangan banyak bertingkah," ujar Yu Ziyuan.
Mendengar perkataan Yu Ziyuan yang sarkas itu, Jiang Fengmian yang awalnya ingin menegurnya menjadi berhenti karena tidak ingin membuat keributan sepagi ini.
*****
Setelah selesai memakan sarapan mereka, keluarga Jiang dan Wei Wuxian dibuat terkejut karena hari ini Jiang Cheng benar-benar bertindak seperti calon pemimpin sekte selanjutnya seperti yang diharapkan oleh Madam Yu.
Di mulai dari mengerjakan beberapa dokumen yang ia mengerti, melatih beberapa prajurit dan murid bahkan ia sudah merencanakan pemburuan malam dengan para murid sekte Jiang.
"Sepertinya putraku benar-benar sudah menyiapkan diri menjadi pemimpin sekte menggantikan ayahnya," ujar Madam Yu yang menyelipkan nada rasa bangga di ucapannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Omega Yunmeng
FanfictionMenjadikan seorang omega yang memimpin sebuah sekte memang tidak mudah. Oleh sebab itu, Jiang Wanyin atau lebih dikenal Jiang Cheng terpaksa untuk menutupi status omeganya dan memberitahu dunia bahwa ia adalah seorang alpha. Beruntung Jiang Cheng ad...
