Omega YunMeng 13

1K 98 16
                                        

Terjadi keributan besar di gerbang Yun Shen Buchi Zhu yang biasanya tenang karena hilangnya satu murid luar mereka yang menyebabkan keluarga murid itu mengamuk karena kelalaian dari pihak Gusu Lan.

"Bagaimana bisa putraku tiba-tiba menghilang saat belajar di sini? Apakah penjagaan di sini begitu lemah sehingga seorang murid menghilang begitu saja dalam semalam?" ucap wanita itu keras.

"Maaf Nyonya Jiang. Ini memang kesalahan kami yang lalai dalam memperhatikan setiap murid, karena kebetulan malam ini malam terakhir bagi murid luar sehingga kami membebaskan para murid untuk pergi ke luar dan tidak menyadari menghilangnya tuan muda Jiang," jelas Lan Xichen.

"Dia bukan hanya murid luar. Dia adalah calon pemimpin sekte di masa depan. Jika dalam waktu satu batang dupa putraku belum ditemukan, aku akan memutuskan semua hubungan dengan sekte ini selamanya. Termasuk pertunangan antara Lan Wangji dengan Wei Wuxian."

Ucapan sepihak dari Yu Ziyuan membungkam semua mulut yang ada bahkan Wei Wuxian yang terbiasa bertingkah barbar tersebut masih tidak berani menghadapi Madam Yu, bahkan pemimpin sekte juga takut dengan istrinya yang terkenal dengan superior, bagaimana pun Yu Ziyuan terkenal sebagai seorang omega dominan yang bahkan bisa mengalahkan alpa dengan menggunakan zidiannya.

Lan Xichen juga sudah berusaha untuk menenangkan Madam Yu, ia juga sebenarnya khawatir karena selain Jiang Cheng, adiknya Lan Wangji belum terlihat dari kemarin, murid yang menjaga gerbang Gusu memberitahu jika terakhir kali mereka melihat Hangguan-jun berada di luar gerbang sebelum menghilang.

Awalnya Lan Xichen berniat mencari mereka berdua namun ia tidak bisa membiarkan pamannya menghadapi pemimpin sekte Jiang dan istrinya sendirian jadi dia hanya bisa mengutus salah satu murid kepercayaannya untuk mencari mereka berdua tapi saat ini ia belum menemukan jejak mereka berdua. Terbesit dalam pikirannya jika Jiang Cheng tengah bersama Lan Wangji saat ini namun langsung ditepis karena selama ini ia tak pernah melihat mereka berdua bersama, bahkan terkadang Lan Xichen melihat Jiang Cheng menghindari adiknya itu.

Dan beruntung sebelum waktu yang diberikan Madam Yu habis, terlihat dari jauh Jiang Cheng berjalan dengan langkah yang sedikit terseok dan baju yang sudah lumayan berantakan meskipun sudah berusaha untuk diperbaiki.

"Jiang Cheng. Darimana saja kau semalaman? Dan apa-apaan pakaianmu? Apakah kau anak kecil yang tidak bisa merapikan pakaianmu sendiri?" omel Madam Yu yang langsung menghampiri Jiang Cheng. Meskipun begitu, wanita itu langsung merapikan putra semata wayangnya.

Sekeras apapun sifat Yu Ziyuan, bagaimana pun ia adalah seorang ibu. Tentu saja ia sangat mengkhawatirkan keberadaan Jiang Cheng, apalagi putranya itu kembali dengan penampilan yang acak-acakan dan secara spontan meskipun mulutnya berkata kasar, ia tetap membantu Jiang Cheng untuk merapikan pakaiannya. Hal sederhana yang tidak di sadari oleh Madam Yu dan Jiang Cheng itu sendiri namun hal itu selalu bisa membuat Wei Wuxian iri karena ia telah kehilangan kedua orang tuanya sejak kecil meskipun dilimpahi kasih sayang dari Jiang Fengmian dan Jiang Yanli.

"Maaf Ibu, Ayah. Aku telah membuat kalian khawatir dan maaf untuk Zewu-jun dan Guru Lan karena menyebabkan kekacauan seperti saat ini. Ini karena semalam aku kehilangan kesadaran hingga tanpa sadar berjalan terlalu jauh dan berpisah dengan yang lainnya. Dan karena itu juga tanpa sadar aku masuk ke sarang bandit dan aku sedikit kesulitan dalam melawan para bandit tersebut sehingga harus tertahan di sana dan baru kembali pagi ini," ujar Jiang Cheng dengan tenang, tanpa ada yang menyadari jika ia saat ini sedang berbohong karena jika ia mengatakan yang sebenarnya entah apa yang akan terjadi.

"Syukurlah selama semua baik-baik saja dan tidak terjadi luka yang serius," ujar Lan Xichen yang diangguki oleh Lan Qiren.

Setelah memastikan Jiang Cheng terlihat baik-baik saja, hanya beberapa tanda merah yang terlihat mencurigakan namun mereka menganggap itu karena pukulan dari bandit saja, mereka melihat Lan Wangji yang berdiri di belakang Jiang Cheng. Terlihat pemuda itu berdiri canggung sambil wajahnya yang terlihat tidak fokus.

"Wangji, kamu dari mana saja? Kenapa tiba-tiba menghilang?" tanya Lan Xichen sambil menghampiri ke arah adiknya.

"Semalam Lan Wangji membantuku melawan para bandit."

Bukan Lan Wangji yang menjawab pertanyaannya. Namun Jiang Cheng yang menjawab membuat semua pasang mata kembali menatapnya.

Hal itu membuat Jiang Cheng merasa tidak nyaman. Yu Ziyuan merasa aneh, anaknya yang biasanya bersikap arogan tiba-tiba terlihat takut-takut dan menghindari tatapan orang. Yu Ziyuan tanpa banyak bertanya langsung membalas tatapan para alfa tersebut dengan tajam dan langsung berkata, "putraku telah ditemukan. Urusan kita sudah selesai. Aku akan membawa A-Cheng dan Wuxian kembali ke Lotus Pier. Pertemuan selanjutnya hanya akan terjadi pada hari pertunangan Wei Wuxian dan Lan Wangji."

Setelah mengatakan itu, tanpa persetujuan suaminya, Madam Yu langsung pergi membawa Jiang Cheng yang masih sedikit tertatih.

****

Setelah sampai di kediaman mereka, Jiang Fengmian langsung menarik tangan istrinya untuk berbicara.

"Mengapa kau berpamitan dengan tidak sopan saat di Gusu Lan? apakah kau lupa bagaimanapun Gusu Lan akan menjadi keluarga kita?"

"Apakah kau tidak melihat bagaimana putraku di tatap oleh para Lan itu? Ketika aku mempercayai mereka mengenai pembelajaran putraku, tapi saat aku melihatnya setelah sekian lama, aku malah melihatnya dalam keadaan terluka dan kecanggungan dimatanya? Kau ingin aku tetap sopan? Aku tidak mengeluarkan zidian itu merupakan kebaikan dan sikap sopanku untuk mereka," jawab madam Yu angkuh.

"Bukankah kau juga mendengar jika A-Cheng itu diserang oleh bandit? Kenapa kau malah menuduh keluarga Lan yang tidak-tidak?" bantah Jiang Fengmian.

"Fengmian, mungkin kau memang tidak mengenal putramu, tapi bukan berarti aku juga tidak mengenal putraku. A-Cheng bukanlah sosok yang mudah terintimidasi apalagi terluka hanya karena beberapa tikus bandit seperti yang dikatakannya. Tapi kini bukan hanya ia mendapatkan beberapa luka yang tidak bisa dijelaskan. Bahkan matanya terlihat linglung. Apakah aku harus berpura-pura tidak tahu dan melupakan apa yang dialami oleh putraku sendiri hanya untuk menjaga wajah dari sekte Lan? Sejak kapan aku Yu Ziyuan, Nyonya dari sekte besar Yunmeng Jiang harus repot-repot menjilat kepada Gusu Lan," ucap Yu Ziyuan tegas.

"Ah tentu saja kau tidak akan bisa mengenali putramu sendiri karena kau lebih mementingkan Wei Wuxian daripada A-Cheng ku. Jadi lebih baik kau memperhatikan saja putra angkat tersayangmu yang akan menikah dengan Lan Wangji. Dan Jiang Cheng, biar menjadi urusanku."

Setelah mengatakan itu, Yu Ziyuan langsung pergi meninggalkan suaminya pergi untuk mengunjungi Jiang Cheng yang kini sedang beristirahat di kamarnya.

"Bukan aku tidak ingin dekat dengan putraku sendiri Ziyuan. Tapi kau dan A-Cheng sendirilah yang membangun tembok antara aku dan kalian. Harus berapa kali aku mencoba menjelaskan kepada kalian jika aku juga sangat menyayangi kalian?" ujar Jiang Fengmian lirih dengan pandangan terluka.

****

Hai maaf yah baru up Sekarang kemarin lagi banyak banget drama di tempat kerja. Mana sempat-sempatnya draft kehapus jadi harus nulis ulang lagi😭😭

Jangan lupa vote dan commentnya yah sayangku semua. See you guys

Omega Yunmeng Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang