.
.
.
'Enjoy reading this story'
__________________________________________________________
Setelah pemberian hadiah dan penghargaan kepada pemenang lomba olimpiade, dan lomba lainnya pun Alaska langsung menyerahkan mic kepada Levi.
"Saya ucapkan terimakasih kepada ketua OSIS tercinta, Dan acara selanjutnya yaitu acara terakhir yang sudah di. Tunggu tunggu yaitu filmmm yang sudah dirancang dan diberi oleh seseorang" ucap Levi dengan senyum tampan nya, tapi di balik senyum tampan nya ada senyum licik yang terbit.
Lampu padam yang membuat para orang tua, dan siswa/i resah, akan tetapi tiba tiba sebuah alat yang berbentuk kamera pun mengeluarkan cahaya yang menyala ke arah Tv besar dan menayangkan angka yang menghitung mundur dari 10-1.
Orang tua maupun siswa/i langsung menengok kearah kamera pun mengeluarkan cahaya yang menyala ke arah Tv tersebut dengan muka bingung nya termaksud Rosa, sedangkan di sisi lain.
🕸️🕸️🕸️🕸️🕸️🕸️🕸️🕸️🕸️
Alaska yang sudah turun dari atas panggung tersebut pun, langsung berjalan ke arah para para anggota OSIS yang lain.
"Kak Alaska, ini video nya yang kakak kirim di WhatsApp file itu?" Tanya salah satu anggota OSIS termuda.
"Iya, langsung tayangkan saja" ucap alaska dengan sedemikian.
Mereka para osis yang mendengar ucapan Alaska pun langsung melakukan tugas mereka masing-masing.
Mereka semua di bagi tugas masing masing, ada 5 orang yang bertugas mematikan seluruh lampu aula, 3 orang yang memindahkan alat berbentuk kamera di lantai atas, 2 orang yang bertugas mengatur kabel kabel, 3 orang yang mengotak Ngatik laptop, 1 orang yang menjadi MC pembawa acara, dan sisanya orang orang yang membagikan Snack kepada orang tua dan siswa/i.
Alaska dari kejauhan melihat muka semua orang yang panik karna lampu aula yang tiba tiba mati, dan alat berbentuk kamera yang menyala,dll.
"Permainan yang asik bukan?" Gumam Alaska yang tidak di dengar.
Tiba tiba banyak suara suara menghina di mana mana, tatapan yang memandang jijik, bahkan lontaran yang sinis.
Hahahahahsh dia, Alaska bisa melihat kepanikan, elakan, bahkan lontaran yang tidak mengakui dari mulut rosa.
"Kak, ini vidio nya juga" tanya salah satu siswa yang anggota OSIS.
"Iya" ucap Alaska, dengan senyum liciknya.
Aksi yang begitu kejam, dan sampai sampai pintu aula terbuka.
"Apakah kamu puas Alaska?" Tanya Levi yang berjalan kearah Alaska.
"Kau bertanya kepadaku?" Tanya balik alaska.
"Ya, siapa lagi yang mempunyai nama Alaska selain dirimu, seli" ucap Levi dengan senyum manisnya dan perkataan akhir nya yang tidak didengar oleh siapa pun termaksud Alaska/seli.
"Setengah nya" jawab Alaska dengan nada santai nya.
"Setengah nya?" Bingung Levi.
"ya, karna sebentar lagi ada kejutan yang meriah untuk dia" ucap spontan Alaska.
"Hahaha, aku akan menantikan nya Al" ucap Levi dengan senyum manisnya lagi.
KAMU SEDANG MEMBACA
NOVEL?
Macera→Halo semua← (°~°) ~ Stella Cornelia¿ seorang gadis cantik yang berusia 20 tahun, tinggi badan sekitar 170 dan berat badan 40, sorot mata tajam, kulit putih,hidung mancung,rambut pendek,bibir merah Cherry alami dan dengan netral henzel yang menambah...
