Acara Drama

368 22 0
                                        

.
.
.
'Enjoy reading this story'
____________________________________________________

Para orang tua, guru guru, dan siswa/i sudah pada hadir di aula yang megah.

"Salam sejahtera untuk kita semua, semoga kita di beri perlindungan oleh tuhan yang maha esa, jadi acara kali ini akan menampilkan bakat bakat siswa/i SHS jadi untuk para orang tua tidak usah takut bosen nya"

"Jadi acara pertama kali ini, akan di bawakan oleh beberapa siswa/i SHS angkatan kelas 11 dari anggota IPA dan IPS jadi saya harap kalian bisa menikmati acara kali ini, jadi saya ucapkan acara pertama yaitu Drama Cinderella dari angkatan kelas 11 IPA dan IPS" ucap sang MC kita yaitu levii.

Para tamu undangan, yang hadir di aula sekolah pun pada tidak sabar melihat drama yang di tunjuk oleh beberapa anggota yang sebentar lagi ingin naik kelas 12 ini.

Alaska pun, sampai menyiapkan kamera yang akan merekam drama tersebut.

Dan tiba tiba, lampu di aula mati para tamu undangan hampir terkecoh. Dan muncullah satu Cahya lampu di atas panggung yang memperlihat kan salah satu siswa.

"Ekhm...tes...tes.....tes"

"Pada zaman dahulu, hiduplah seorang anak perempuan cantik dan manis bernama Cinderella Ia tinggal bersama ibu dan dua orang saudara tiri yang sangat kejam, Setiap hari, Cinderella harus mengerjakan pekerjaan rumah."

"Ia juga mendapat siksaan dari ibu dan saudara tirinya. Namun, ia tetapi tidak pernah membenci atau marah kepada ibu atau saudara tirinya. Ia juga tidak pernah mengeluh atau merasa lelah dengan semua pekerjaan yang diberikan."

"Suatu hari, sebuah sayembara pesta dansa datang dari istana, Sang pangeran sedang mencari gadis untuk menjadi pendamping hidup.Ibu dan dua saudari tirinya sangat antusias untuk datang ke acara tersebut." Ucap sang MC (Cakra).

“Aku ingin datang ke pesta itu. Aku akan berdansa dengan pangeran,” ujar sang kakak sulung (Ara).

“Hei, jangan mimpi kak. Pangeran pasti akan memilih aku, karena ku lebih cantik darimu. Ibu pasti akan bangga dan bahagia jika aku menjadi putri raja,” kata kakak kedua (Nia) dengan wajah berseri.

“Ibu pasti akan sangat bahagia, jika diantara kalian berdua bisa menikah dengan Pangeran dan kita akan menjadi keluarga terpandang,” kata si ibu tiri (Ronal) dengan kostum yang agak waw gitu.

Para tamu undangan dan siswa/i SHS yang melihat, Ronal memakai baju pada jaman kerajaan pun shock. Apalagi Ronal memakai make up yang tebal.

"Sayembara pesta dansa juga terdengar oleh Cinderella. Ia pun meminta izin kepada ibu tirinya untuk ikut hadir ke pesta dansa istana itu." Ucap sang MC (cakra).

“Bolehkan aku ikut ke pesta dansa bersama kalian bu?” tanya Cinderella (ela).

"Akan tetapi Ibu dan dua kakak tirinya tertawa dan memandang Cinderella dengan rendah." Ucap sang MC (cakra).

“Hei gadis muda, kau hanya akan menghinaku saat datang ke pesta,” kata ibu tiri (ronal).

“Kau benar, bu. Orang-orang hanya akan tertawa melihatmu di sana!” ujar dua saudara tirinya (ara-nia).

"Hari pesta dansa pun tiba. Semua orang di rumah Cinderella sibuk menata rambut dan mencoba gaun indah untuk pergi ke acara tersebut, kecuali dirinya."

"Kedua kakak Cinderella merasa kesulitan untuk mengenakan gaunnya, Padahal mereka berdua sudah mengurangi makan agar tubuhnya terlihat indah di pesta dansa tersebut."

"Ibu dan dua kakak tiri Cinderella pergi ke pesta dansa. Cinderella masuk ke dalam kamarnya dan menangis, Ia sangat ingin datang ke pesta dansa kerajaan itu sama seperti gadis-gadis lain."

NOVEL?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang