.
.
.
________________________________________________________________
Waktu Seli dan keluarga nya semakin hangat, bahkan banyak canda dan tawa di keluarga mereka, seperti tidak ada kecanggungan di antara mereka yang sudah bertahun tahun tidak pernah ketemu.
"Oh sel, kamu kapan bongkar identitas nya?" Tanya mamah, atau di kenal 'Stevi Lina Drax' biasanya orang orang memanggil Lina.
"Emm, mungkin pas acara kelulusan nanti" jawab Seli.
"Oh, iya nanti malem keluarga besar pada kumpul, sekalian menyambut princess kembali ke Mansion Drax" ucap sang Ayah, atau dikenal 'Steven Xol Drax', atau biasanya orang orang manggilnya nya Steven.
"What, kumpul keluarga?, gak salah?, ini mah nanti Seli di ributin" heboh riooo.
"Tidak bisa dibiarkan" gumam Rio yang tiba tiba mempunyai ide, dan mereka yang mendengar ucapan Rio pun menggelengkan kepala.
"Gausah aneh aneh Rio" peringatan Cakra.
"Tenang saja wahai anak mudaaa" dramatis Rio dengan tangan di jidatnya.
"Yah, mulai dramatis nya" ucap seli dengan menggelengkan kepalanya.
"Anak siapa ini" lirih Mamah, dengan tangan memijat kepala pening nya.
"Nurun siapa sikap nya, nih anak" gumam ayah, yang memerhatikan tingkah konyol anak keduanya ini.
"Ekhm, Bagaikan langit dan bumi yang tidak bisa menyatukan kita berdua wahai adik kuu~" ucap Rio dengan ucapan akhir dramatis nya.
"Pliss, buka kembaran gw" ucap Cakra dengan spontan nya.
"Aduh, Kakaku Cakra tercintah, aku lah Adik keimutan mu" dramatis Rio.
Itu lah, ke dramatis Rio yang membuat mereka semua geleng geleng kepala.
"Terimakasih tuhan, sudah mengabulkan doa ku" batin Seli, yang melihat tingkah saudara kandungnya.
🕸️🕸️🕸️🕸️🕸️🕸️🕸️🕸️🕸️🕸️
Waktu yang berjalan, tidak terasa sudah siang saja, dan waktu makan siang telah tiba, dan dapur sudah dipenuhi keributan kecil seperti memasak.
Seorang wanita paruh baya, yang tengah bergelut bersama alat alat dapur, wangi makanan yang tercium Sampai sampai perut keroncong.
"Bibi jem saya minta tolong, taruh makanan yang sudah jadi ke meja makan ya" ucap Stevi dengan senyum ramahnya.
"Iya, nyonya" bales jem, yang langsung menaruh makan, ke Meja makan bersama bibi lain nya.
"Oke, karna makanan Sudah di taruh, sekarang tinggal manggil suami tercinta, dan anak anak kesayangan" ucap Stevi, dia pun langsung melangkah ke kamar anak pertama nya dulu.
'Cakra Darius Drax', itu lah nama kamar anak pertama nya, dengan pintu berwarna hitam, dan garis garis putih.
'tok tok tok'
"Cakra Sayang, makan siang dulu yuk, mamah udah masak makanan kesukaan mu lohh" ucap Stevi dengan nada halus nya, dan tangan yang mengetok pintu.
'ckelk'
"Makan dulu ya, mamah tungguin di bawah" ucap sayang Stevi, yang mengelus lembut kepala Cakra ini.
"Iya mah, Cakra beres beres meja belajar dulu, nanti Cakra kebawah" ucap Cakra.
"Iya iya"
Stevi pun pergi dari kamar anak pertama nya, dan berjalan dua langkah kekamar anak keduanya, karna kamar Cakra dan Rio itu sebelah sebelahan.
KAMU SEDANG MEMBACA
NOVEL?
Aventura→Halo semua← (°~°) ~ Stella Cornelia¿ seorang gadis cantik yang berusia 20 tahun, tinggi badan sekitar 170 dan berat badan 40, sorot mata tajam, kulit putih,hidung mancung,rambut pendek,bibir merah Cherry alami dan dengan netral henzel yang menambah...
