Assalamualaikum readers
Makasih yang udah support author sejauh ini
Siapa yang nungguin S2 nya "Trauma mencintai santri" hayo ngaku siapa??
Ckkhh!! Gak ada ya thorr..
Oke gapapa
Ada kok
Siapa?
Author sendiri lah
Dih
-
-
-
"Aku bukan wanita baik jadi jangan anggap aku
baik karena wanita baik banyak di luaran sana
dan aku tidak masuk kedalam nya"
-Aletha Alaska
"Orang baik tidak mengakui dirinya baik,"
-Dikta Holland angkasa
-
-
-
Aletha dan Dikta pun tiba langsung di sambut oleh nenek yang menunggu mereka di ruang tamu
"Masuk masuk"ajak nenek
Mereka pun masuk
"Jadi?"tanya nenek setelah semua duduk
"Tadi al-"
"Aku aja yang jelasin"timpal Dikta
"Oke,jadi gimana?"tanya nenek karena Dikta maupun Aletha malah saling menatap ingin menjelaskan
"Jadi gini nek_"Dikta pun menjelaskan semuanya pada nenek
"Astaghfirullah tapi kalian beneran gapapa?"
"Kami aman nek"jawab Dikta
"Yaudah ayo istirahat lumayan sebelum shubuh masih ada waktu"ujar nenek
Mereka pun kembali ke kamar masing-masing kali ini
Aletha maupun Dikta tak langsung tidur melainkan menjalankan sholat malam sebelum mereka tertidur kembali
****
Keesokan harinya...
Pukul 06.00 wib mereka sudah berada di dapur untuk sarapan
Dikta awalnya menolak tapi nenek memaksa jadi yaudah sebelum pulang dia ikut sarapan dan hari ini mereka ke sekolah bareng Aletha juga sudah siap dan nanti ikut langsung ke rumah dikta
Meja makan
Sarapan pagi ini ada roti bakar sama coklat panas
"Aku pulang dulu ganti baju,kamu juga sekalian aja ikut"ujar Dikta
"Iya"jawab Aletha
"Sungguh sangat serasi,"gumam nenek terdengar samar
"Hah?? Apa nek?"tanya Aletha
"Gak ada apa-apa udah makan nya abisin keburu siang"
Hingga setelah selesai makan dan semua siap mereka pun beranjak pamit terlebih dahulu pada nenek
"Yaudah nek kita pamit ya assalamualaikum "pamit Aletha menyalami tangan nenek lalu mengecup nya
"Iya, waalaikum sallam hati-hati!! Nak Dikta jagain cucu nenek ya"
"Iya nek,itu pasti udah jadi kewajiban saya itu"
"Gak ada kewajiban khusus buat jaga aku ya kak,"ujar Aletha tak terima dirinya menjadi kewajiban Dikta 'heh ada-ada aja'
"Hhee,yaudah pamit kita nek"
"Iya"
Dikta dan Aletha pun berjalan menuju rumah Dikta karena jarak nya lumayan dekat juga hanya melewati sekitar 10 perumahan bertetangga nyampe
"Assalamualaikum "
"Waalaikum sallam,ehk pasutri udah balik"ujar ayah menggoda
"Ahk pakan bicara apa?"tanya Aletha menyangkal karena Dikta dan dirinya bukan pasangan
