Pergi bersama Dikta (bab 82)

13 3 0
                                        

Assalamualaikum readers
Makasih yang udah support author sejauh ini
Siapa yang nungguin S2 nya "Trauma mencintai santri" hayo ngaku siapa??
Ckkhh!! Gak ada ya thorr..
Oke gapapa
Ada kok
Siapa?
Author sendiri lah
Dih

-
-
-
           "Apapun yang berkaitan dengan cinta
            Awalnya pasti akan membuatmu sedikit
            Berbeda dari biasanya,pengaruh cinta besar
            Terhadap kehidupan seseorang pada
            Umumnya"
                                 -Aletha Alaska

-
-
-

Di sisi lain setelah selesai sholat subuh Dikta mengecek ponsel nya lagi masih tak ada balasan dari Aletha membuatnya sedikit tak semangat tapi ide gila muncul di benak nya

Dia mencari no wali kelas nya dan menghubungi ia akan pergi ke Jakarta untuk urusan keluarga selama 3 hari dan siapa sangka gurunya memberikan ijin

Dikta berlari keluar kamar dan memberi tau pada ke-2 orang tuanya yang sedang ada di ruang keluarga menikmati minuman dan cemilan pagi mereka

"Pagi,ayah bunda"sapa Dikta ceria

"Pagi,tumben nyapa pagi² kenapa?"tanya ayah curiga

"Pasti ada sesuatu nih"ujar bunda

"Hehe,kalian kan tau aku suka sama Aletha"ujar nya

"Iya terus?"tanya ayah

"Jangan jangan kamu mau lamar Aletha?"tanya bunda berpikir terlalu jauh

"Belum saat nya Bun,aku hari ini dan 2 hari kedepannya ijin gak sekolah karena mau ke Jakarta"

"Hah?? Ngapain?? Ada urusan apa?? Atau kamu mau ke rumah nenek kamu?"tanya ayah

"Nggak"

"Lah terus ngapain??"tanya bunda

"Aletha ijin gak masuk 3 hari ke sekolah karena mau ke Jakarta rumah Abang nya gio"jelas Dikta

"Oalah jadi kamu mau ikut?"tanya ayah

"Iya"

"Aletha tau?"tanya bunda

"Belum"

"Aneh,oke tapi bunda ikut deh sekalian berkunjung ke rumah ibu"ujar bunda

"Ehk kalo bunda ikut,ayah disini sama siapa?"tanya ayah

"Ikut aja lah yah"ajak bunda

"Gak bisa Bun,disini tugas ayah masih belum selesai "

"Hu'hh yaudah,Dikta kamu hati-hati jagain Aletha,jangan macem-macem pokonya terus kasih tau Aletha kalo kamu ikut dia ke Jakarta,,tapi kamu mau tinggal dimana nanti?"tanya bunda

"Iya,aku bisa tinggal di rumah nenek kan rumah nenek gak jauh dari rumah Abang nya Aletha ya kan?"tanya Dikta memastikan

"Ehk iya ya,beruntung juga kamu ya"ujar ayah

"Iya dong,udah ya aku mau siap-siap doain lancar"ujar Dikta mencium lengan kedua orang tuanya lalu beranjak

"Itu ayah waktu sedang jatuh cinta"gumam ayah yang mendapat pelototan tajam dari bunda

"Apa maksud ayah?"tanya bunda dengan nada penuh dengan emosi yang di tahan

"Hhee,,waktu ayah jatuh cinta sama bunda ayah juga akan melakukan apapun demi bunda"ujar ayah menjelaskan dan membuat emosi yang bunda tahan tadi akhirnya mencair tergantikan dengan kebahagiaan

"Emm,,,ayah bisa aja"

"Bisa demi bunda"

"Iii gombal"

trauma mencintai santri?(Next S2)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang