Assalamualaikum readers
Makasih yang udah support author sejauh ini
Siapa yang nungguin S2 nya "Trauma mencintai santri" hayo ngaku siapa??
Ckkhh!! Gak ada ya thorr..
Oke gapapa
Ada kok
Siapa?
Author sendiri lah
Dih
-
-
-
"Pada akhirnya aku kalah dengan perasaan
yang seharusnya tidak pernah kembali"
-Aletha Alaska
-
-
-
Setelah selesai mengaji adzan isya pun terdengar lalu mereka melaksanakan sholat isya berjamaah lagi,berdzikir dan waktunya istirahat
"Kena laper"ujar kena setelah selesai melipat mukena nya dan hal itu membuat Aletha dan Dikta pun melihatnya
"Yaudah kita makan malam bersama"ajak Aletha
"Yee,,ayo"ajak kena menarik lengan 2 orang dewasa beda gender itu menuruni tangga dan tiba di dapur ya kena tau dimana letak dapur karena tadi nenek nya aletha bilang
Tiba di dapur kena menarik 2 kursi samping kanan dan kiri lalu dia di tengah yang di pinggir itu Aletha & Dikta
"Kakak duduk ayo"ajak kena antusias
Mereka pun menurut lalu Aletha membuka tudung saji dan menampilkan beberapa menu makanan yang siap di nikmati
"Mau kakak ambilin?"tanya Aletha pada kena
"Boleh,kakak tampan juga dong kak"ujar kena
Tiba-tiba suasana menjadi hening dan Aletha pun mengambil piring untuk Dikta
"Lauk nya apa kak?"tanya Aletha
"Terserah kamu aja"
"Kakak suka sambal?ikan?ayam?sayur?"
"Semua aku makan kok,kalo kamu mau di makan juga aku makan"ujar Dikta di akhiri kekehan
"Ahk hhaa jokes nya gak lucu"ujar Aletha lalu menyerahkan piring berisi makanan dengan semua lauk yang ada pada Dikta
Mereka pun makan dengan lahap,tenang, hanya terdengar suara sendok dan piring yang berperang
"Kak"ujar kena setelah selesai makan gadis kecil itu menundukkan kepalanya ke meja dengan tangan yang ia lipat di meja untuk ia tiduri
"Kenapa?"tanya Aletha lembut seraya mengusap sayang kepala kena
"Aku ngantuk banget"ujar kena seraya mengusap beberapa kali matanya juga sudah setengah wat mati
Saat Aletha dan Dikta akan bicara tiba-tiba kena sudah tertidur terdengar dengkuran halus gadis kecil itu
"Astaga,,bocil emang begitu ya?"tanya Dikta tak habis pikir
"Yah namanya juga bocil,pindahin deh kak kasian"
"Oke"
"Ke kamar aku aja,nanti kakak tidur di kamar sebelah "
"Iya"
Dikta pun membawa kena ke lantai atas (kamar Aletha) lalu merebahkan tubuh mungil gadis kecil itu dan menyelimutinya lalu beranjak menghampiri Aletha yang sedang mencuci piring lalu membuat susu untuk nya
"Ehk,mau kopi kak?"tanya Aletha
"Kalo minum kopi tidur nya bisa besok nih"ujar Dikta bercanda tapi emang iya
"Yaudah mau apa? Teh? Susu? Atau apa?"
"Mau kamu boleh"
"Maaf,yaudah kalo mau minum apapun atau makan apapun ambil aja aku mau tidur duluan ya kak"ujar Aletha abai lalu beranjak menaiki tangga meninggalkan Dikta yang tersenyum berubah menjadi
