Assalamualaikum readers
Makasih yang udah support author sejauh ini
Siapa yang nungguin S2 nya "Trauma mencintai santri" hayo ngaku siapa??
Ckkhh!! Gak ada ya thorr..
Oke gapapa
Ada kok
Siapa?
Author sendiri lah
Dih
-
-
-
Author punya pantun nih
@Akhwat ka🦋
Jalan jalan ke kota Cianjur
Pulangnya bawa es campur
Kalo niat awal kamu jujur
Jangan pernah berpikiran untuk mundur
:)
-
-
-
***
Keesokan harinya
Seperti biasa mengobrol, sarapan,bercanda,menonton
Dan hari ini setelah selesai sarapan Dikta maupun gio mereka sedang menonton karena ada pertandingan bola sedangkan 2 wanita itu sibuk di dapur katanya Nara ingin belajar membuat kue di ajari Aletha
**Di dapur**
"Kalo semua bahan udah jadi masukan ke loyang aja kak"titah Aletha
"Okey,masukin nya selang-seling?"
"Iya kak,ribet tapi seru kalo di bawa asik jangan terlalu serius kak,hidup kalo di bawa serius suka tegang"
"Hhaa,kamu"
Suasana dapur yang tenang dan penuh dengan canda tawa juga di ruang keluarga gio dan Dikta yang asik menonton bola
Tanpa mereka semua sadari 2 orang paruh baya masuk dan sedikit syok melihat siapa yang ada di rumah
"Aletha"gumam ummi
"Dikta?"timpal Aby yang merasa ingat-ingat lupa soal dikta
"Ehk,,,ummi,Aby"kaget gio saat menyadari kehadiran 2 paruh baya itu
Tak hanya dia tapi Dikta juga sama terkejut nya apa lagi Aletha dia sedang memegang telur untuk di pecahkan kini malah terjun duluan dan pecah ke lantai tatapan nya pun sangat terkejut
Mereka semua terkejut melihat kedatangan 2 paruh baya itu yang tiba-tiba padahal gio di beri tau bahwa mereka akan pulang seminggu lagi dan ini baru sekitar 2 hari mereka pergi dan hari ke-3 mereka pulang
"Dek"gumam Nara yang melihat keterkejutan adik ipar tirinya
Aletha terdiam kaku tak bisa menggerakkan seluruh tubuhnya seolah ketakutan menyelimuti nya
Tangan nya tiba-tiba gemetar, pandangan nya memperlihatkan ketakutan yang menyelimuti hingga Nara pun menghampiri mertua nya dan menyalami kedua tangan paruh baya itu
Sementara Aletha masih di dapur sendiri namun tatapan nya tak lepas dari ke-2 paruh baya itu
"Om,Tan"sapa Dikta yang menyalami tangan 2 paruh baya itu meskipun enggan tapi dia harus tetap menghormati orang yang lebih tua
"Ummi,Aby kok udah pulang?"tanya gio kikuk karena dia tidak memberi tau ortu bahwa aletha datang lagian kalo pun ga di beri tau mereka gak akan tau karena tidak ada di rumah tapi tiba-tiba mereka pulang dan ini sangat mengejutkan
"Kenapa kamu bawa dia?"tanya Aby menggertakan gigi tak suka seraya menunjuk Aletha
"Aby,aku cuma,,"ujar gio belum sempat menjelaskan karena Aletha menghampiri mereka lalu menyodorkan tangan nya untuk menyalami ke-2 ortu angkat nya namun belum mereka terima dan hanya di lihat saja
Aletha yang merasa tangan nya hanya mengapung di udara kini menepuk tangan nya seolah ada nyamuk lalu mengangkat kepalanya melihat ekspresi wajah ke-2 paruh baya itu
