memilih ajakan Dikta (Bab 94)

8 2 0
                                        

Assalamualaikum readers
Makasih yang udah support author sejauh ini
Siapa yang nungguin S2 nya "Trauma mencintai santri" hayo ngaku siapa??
Ckkhh!! Gak ada ya thorr..
Oke gapapa
Ada kok
Siapa?
Author sendiri lah
Dih

-
-
-

"Aku tidak ingin cinta kalian karena aku tau
akhirnya pasti tidak akan pernah bahagia dan
akan terjadi lagi 'mengikhlaskan' aku tidak
ingin itu! tapi, aku punya hati"
-Aletha Alaska
-
-
-

Aletha mengerjap bingung ia harus ikut siapa?

"Wahhh direbutin 2 cogan nih"goda suci

"Kiw kiw"timpal Arga

"Cie cie"timpal Revan

Mereka tersenyum melihat interaksi 2D pada Aletha

"Biar Aletha pulang bareng gw aja"ujar Abian lalu menarik tangan Aletha yang segera di tepis Aletha

"Oh maaf replek"ujar Abian mengangkat tangan

"Replek nya narik tangan"celetuk revan

"Al,ayo"ajak Dikta memberi kode agar Aletha mengikuti nya dan yap Aletha mengikuti Dikta karena sekeras apapun Aletha menolak ajakan Dikta pada akhirnya pasti akan luluh juga karena Dikta 'berbeda'

"Saya duluan ya kak,"pamit Aletha sedikit membungkuk lalu beranjak berlari ringan mengejar Dikta yang berjalan duluan

Mereka hanya bisa melongo bodoh melihat Aletha yang mengejar Dikta ehk nggak lebih ke menerima ajakan Dikta

"Pada akhirnya selalu Dikta yang menang"ujar vano

"Hmm,betul"timpal yang lain nya kecuali Abian, Dirga yang merasa kesal namun Dirga merasa sedikit lega karena Aletha tidak pulang bersama Abian

Ke parkiran

"Helm nya pake ya"

"..." Aletha hanya menerima helm itu dan memakainya

"Naik,susah gak?"tanya Dikta karena dia hari ini membawa motor ninja hitam nya

"Nggak,"jawab Aletha lalu mencoba naik namun hampir jatuh kalo saja tangan Dikta tidak memegang pergelangan tangan Aletha

"Pegangan aja gapapa"saran Dikta hingga akhirnya Aletha memegang pada bahu Dikta dan jalan

Di perjalanan...

"Kak, mampir supermarket bentar ya"ujar Aletha

"Ahk,iya"

Dikta pun menghentikan motornya di parkiran supermarket dan Aletha pun turun dengan Dikta yang berucap

"Pegangan aja gapapa"

"..."lagi-lagi Aletha memegang bahu Dikta untuk turun dari motor

"Mau ikut masuk?"tanya Aletha

"Boleh"

"Hmm,atau mau nunggu disini?"tanya Aletha

"Ikut aja siapa tau aku di butuhin barang kali kamu mau ambil yang tinggi"ujar Dikta sedikit bercanda lalu Aletha replek memutar bola mata malas

"Dihh,ngeledek"

"Nggak ngeledek,tapi emang bener kamu itu pendek gemesin tau"

"Dihh, biarin dari pada tiang listrik"

"Hhaa,iya deh,masuk yuk panas"

"..." Mereka pun masuk dan di sambut senyuman ramah oleh penjaga kasir lalu Aletha pun mengambil keranjang dan Dikta mengikutinya dari belakang

trauma mencintai santri?(Next S2)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang