Assalamualaikum readers
Makasih yang udah support author sejauh ini
Siapa yang nungguin S2 nya "Trauma mencintai santri" hayo ngaku siapa??
Ckkhh!! Gak ada ya thorr..
Oke gapapa
Ada kok
Siapa?
Author sendiri lah
Dih
-
-
-
"Semua masalah akan selesai ketika kita
menjalaninya bukan malah menjauhinya.
Masalah akan semakin rumit jika kita terus
berlari, tapi cobalah berteman sebentar dengan
masalah itu maka semuanya tidak akan pernah
serumit itu"
-Dirga Abimanyu Rahardi
-
-
-
Saat Dikta sampai di halaman rumah Aletha disana sudah ada Dirga dan nenek Aletha yang berada di luar dengan perasaan khawatir dan cemas juga takut terjadi apa-apa sama Aletha.
"Assalamualaikum nek, Aletha di rumah?"tanya Dikta ketika tiba
"Waalaikum sallam,"
"Aletha belum pulang"jawab Dirga karena nenek panik dan hampir saja pingsan kalo saja Dirga tidak menenangkan nya
"Nak Dikta, apa yang terjadi sama cucu nenek?"tanya nenek dengan raut wajah khawatir
"Nek, maaf aku gak bisa jagain Aletha tapi aku janji aku bakal temuin Aletha"ucap Dikta lalu duduk berlutut di hadapan nenek yang sedang duduk di kursi
"Tolong temui Aletha, karena Aletha adalah cucu nenek dan tolong jaga Aletha. nenek mohon sama kalian segera temui Aletha"ucap nenek dengan air mata yang mengalir tanpa di minta
"Iya nek, nenek jangan khawatir kita akan temui Aletha dan bawa Aletha pulang dengan selamat ke rumah"ujar dirga mencoba menenangkan nenek
"Nenek percaya kalian pasti bisa membawa Aletha kembali"
"Yaudah kalo gitu nenek istirahat tunggu di dalam kalo Aletha pulang tolong hubungi kami"ujar Dikta
"Iya"
"Dan, nenek gak perlu khawatir kami pasti akan membawa pulang Aletha secepatnya.."lanjut Dirga
Mereka pun memapah nenek untuk masuk ke dalam rumah aletha lalu pergi mencari Aletha setelah nya
"Dik"
"Hmm"
"Gw curiga sama seseorang"ujar Dirga
Mereka baru menaiki motor dan sudah memakai helm tinggal berangkat
"Ya, gw baru nyadar kalo dia gak ada"ujar Dikta
Mereka tau siapa yang mereka maksud hingga akhirnya mereka berpikir untuk menemui orang itu ke rumah nya langsung
✿✿✿
Sementara itu...
Di sebuah ruangan berwarna biru karena lampu dan seorang gadis tengah tertidur di atas ranjang big size itu dengan cadar yang sudah tidak terpasang
Aletha, dia tertidur ahk lebih tepatnya tidak sadarkan diri setelah seseorang menutup mulutnya dengan sebuah sarung tangan
Hingga terdengar suara pintu terbuka lalu suara langkah kaki terdengar mendekati ranjang tempat Aletha tertidur ahk tak sadarkan diri
Perlahan tangan orang itu .. abian dia datang dengan membawa nampan berisi makanan dan minuman untuk Aletha tangan nya bergerak menyentuh pipi Aletha dan mengusapnya dengan tatapan mata yang sulit di artikan
"Kamu cuma milik aku!!"gumam nya tersenyum menyeringai
"Aletha Alaska hanya milik Abian"lanjut nya bergumam lalu bibirnya mendekat dan
