Assalamualaikum readers
Makasih yang udah support author sejauh ini
Siapa yang nungguin S2 nya "Trauma mencintai santri" hayo ngaku siapa??
Ckkhh!! Gak ada ya thorr..
Oke gapapa
Ada kok
Siapa?
Author sendiri lah
Dih
-
-
-
"Sejauh apapun kamu pergi aku pasti akan
menemukan mu sekalipun itu dengan cara
yang tidak kamu suka, karena kamu milikku"
-Abian
-
-
-
Abian mencari Aletha dengan mobilnya dan Abian yakin Aletha pasti berlari ke arah jalan raya jadi Abian pasti akan menemukan Aletha di sana
"Kamu berani bermain-main sayang, maaf aku tidak sesabar itu sekarang."gumam Abian dengan jari tangan yang ia mainkan pada setir dan tatapan mata yang tak lepas di setiap sudut jalan raya
Sementara itu...
"Ayo dong sinyal tolong membaik"gumam Aletha menaik naikan ponselnya berharap ada sinyal dan
"Akhirnya.."gumam Aletha lalu segera menghubungi seseorang di kontak nya
'Dikta' orang pertama yang Aletha hubungi tapi sial nya Dikta tidak menjawab nya Aletha berpikir mungkin Dikta sudah tidur? Karena ini juga sudah larut malam ahk lebih tepatnya dini hari 02.55 wib
'Dirga'
Tut
"Ayo kak Dirga angkat pliss"gumam Aletha lalu dengan gerakan cepat pula dia mengirimkan lokasi nya saat ini dan menyalakan gps agar Dirga bisa mencari nya dengan mudah
Di sebrang..
Dirga baru selesai melaksanakan sholat malam dan berdoa ketika dia akan tidur ponselnya berdering membuatnya langsung mengangkat nya karena ia pikir mungkin itu Aletha dan benar saja
"Aletha,, akhirnya kamu telpon juga. Kamu dimana? Kita semua cariin kamu! Nenek juga khawatir sama kamu? Aletha kamu baik-baik aja kan? Dimana kamu sekarang biar aku jemput!"
"Gak ada waktu, tolong datangi serlok yang aku kasih sekarang kak"
"Oke aku akan kesana sekarang juga, tolong kamu jangan khawatir dan jangan matiin telpon sebelum aku sampai"
"Iya, aku di jalan raya gak tau dimana tolong cepat sebelum pria gila itu datang kak"
"Siapa?"
"Abian!!"
Dirga terkejut namun 3 detik setelah nya dia kembali di buat terkejut mendengar suara Abian yang meneriaki nama Aletha
Dengan posisi telpon yang masih tersambung Dirga juga tidak tinggal diam dia langsung beranjak dengan memasang earphone mendengar suara di balik panggilan itu dan mulai melajukan motor nya dengan kecepatan penuh. Sinta sepertinya sudah tertidur tapi ketika mendengar suara motor Dirga pergi Sinta keluar
"Dirga,, ya Allah tolong permudah semuanya, lindungi anakku dan Aletha yang sedang menghilang tanpa kabar, semoga semuanya baik-baik saja"gumam Sinta berharap pada sang pencipta
Aletha sekarang...
"Kak bian,"Aletha menoleh kebelakang dan Abian pria itu turub dari mobilnya dan membuat Aletha mundur beberapa langkah ke belakang lalu Abian juga berjalan perlahan namun penuh ancaman mendekati Aletha
"Kenapa kabur hmm? Kamu mau di hukum ya?"tanya Abian dengan nada tenang namun penuh ancaman bagi Aletha
"Kamu jangan maju atau aku teriak"
"Teriak? Fine,jalanan lagi sepi sayang,"
"Diam di situ jangan maju"
Abian terus melangkah tegap dan Aletha berjalan mundur lalu dalam hitungan 123 Aletha berlari dengan abian yang ikut berlari mengejar Aletha
