63. saling merindu

789 29 4
                                        

" Ditengah keraguan semua orang,mempercayaimu adalah tugasku

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

" Ditengah keraguan semua orang,
mempercayaimu adalah tugasku. "

- Afsheena Ayundira Almira -

👑👑👑

" Kalau hidup adalah perihal merindukan dan
dirindukan, maka aku rela merindu sepanjang
waktu, selama yang aku rindukan
adalah Sheena. "

- Seandro Pradikta Widjaya -

👑👑👑

~o0o~

selamat membaca!

Angin malam yang dingin menyapa ramah wajah seseorang yang tengah duduk. Bulan dan bintang bahkan menjadi saksi kesendiriannya kali ini. Helaan demi helaan sudah keluar dari bibirnya. Menatap taman yang sepi ini bahkan yang sedikit gelap.

Sean menatap taman yang dulu pernah ia datangi bersama istrinya. Namun sekarang berbeda karena taman yang sepi dan dirinya yang kesepian. Setelah dari rumah mertuanya, Sean langsung ke taman ini.

"Saya rindu, Naa." Lirih Sean.

"Belum satu hari kita berpisah tapi Aa' sudah rindu sama kamu. Tapi mau gimana lagi ini hukuman dari papa kamu, sayang." Lanjut Sean dengan senyum miris.

Sean keluar kamar saat selesai menidurkan istrinya. Saat tiba di ruang tamu, terlihat kedua mertuanya sedang duduk. Perlahan Sean mendekat ke Arya dan Felia.

"Paa?"

Arya menoleh karena panggilan dari Sean. Napas Arya memburu kala melihat wajah menantunya. Lalu Arya mendekat dan menarik kasar kerah leher Sean.

"Menantu brengsek!" Maki Arya.

Bugh!
Bugh!
Bugh!

Arya terus menerus memukul wajah Sean hingga sudut bibirnya berdarah. Sebenarnya Sean bisa saja melawannya tapi mau gimanapun Arya papa mertuanya. Jadi Sean tak melawan bahkan hanya terdiam saat dirinya jadi alat pelampiasan emosi papa mertuanya.

Sean hanya bersyukur karena Sheena tak tau akan kejadian kali ini. Andai saja dia tau mungkin Sheena akan bertengkar lagi sama papanya.

"Paa, kalau masih marah pukul saja Sean. Tapi tolong jangan pisahkan saya dengan Sheena." Pinta Sean pelan.

Mendengar itu membuat Arya langsung berhenti memukuli Sean. Menatap tajam menantunya yang tengah menghapus sedikit darah di sudut bibirnya.

"Apa Hendra ngajari kamu buat nyakitin cewek! Jawab Sean!" Sentak Arya.

Hate Becomes Love [TAMAT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang