28. pulang.

89 1 0
                                        

Happy Reading

" menurut kalian apa yang mereka bicarain " tanya Kiara pada temen temen nya yng brada di samping nya.

" kita juga gak tau ara, udah biarin itu urusan mereka " ucap Alina membuat jihan, Zahara, zya dan matahari, lily mengangguk kan kepala nya.

Setelah mereka selesai dengan  bisik bisik nya, orang yang mereka omongin pun datang, dengan elena berada di gendong an alfahri.

" akhirnya mereka datang juga " cletuk jihan sambil menatap objek yang masih berjalan menuju ke arah ruangan tersebut.

" lho Al kenapa El nya di gendong " tanya rara pada anak nya yang masih menggendong elena , dan enggan untuk menurun kan elena.

" El sayang kamu kenapa, apa ada yang sakit, lalu apa yang sakit? " tanya rara pada elena, elena langsung menggeleng kan kepala nya, bahwa ia tidak apa apa.

" gak kok mih, El gak apa apa"

" kalau kamu gak apa apa, terus kenapa Al gendong kamu " ucap hendry menatap elena putri pertama nya yang masih berada di gendong an sangat menantu.

" emng nya kenapa, El kan istri nya Al, jadi terserah Al mau gendong El atau gak "

" udah biarin mih, yang penting sekarang mereka udan baikan, Al kamu bawa El masuk, untuk istirahat " suruh jensen pada sangat putra.

Alfahri yang masih menggendong elena, langsung membawa elena ke dalam ruangan, dan membaringkan istrinya di brankar rumah sakit.

" len lo baik baik aja kan" tanya kiara pada elena dengan posisi ia duduk di kursi nya sudah di siap kan.

Dan saat kiara menatap wajah elena, namun pandangan nya tertuju pada leher gadis itu, ada sebuah tanda merah di leher elena.

" Len itu leher lo kenapa, kok merah" tanya kiara pada elena membuat semua mata tertuju pada elena.

" iya sayang leher kamu kenapa " ucap manda sambil menyentuh leher elena, cuma memastikan.

" oh ini  ini habis di gigit nyamuk mah " jawab elena aga ter bata bata, ia bohong ini salah suaminya, tangan elena masih menutupi lehernya.

" oh yah habis di gigit nyamuk, pasti nyamuk nya gede yah El, makanya mereh kebiruan gitu" goda jensen pada san menantu nya, elena yang di goda ayah mertua nya pipinya langsung mereh padam ia malu, pokok nya ini gara gara suami nya.

" Al tadi dokter bilang besok El udah boleh pulang " kasih tau hendry pada menantu nya, alfahri hanya mengangguk kan kepala nya.

" iya makasih pah " dan di angguki oleh ayah mertua nya.

" kalau gitu El, Al papah sama mama pamit pulang dulu yah, soal nya diva di rumah sendirian, nanti besok kita kesini ikut kepulangan kamu " pamit hendry dan di angguki oleh putri pertama nya.

" iya, papa istirahat yah di rumah, makasih udah mau jenguk El, papa, hati hati yah bawah mobil nya " ucapan elena di angguki oleh papa nya elena pun memeluk papa nya di ganti memeluk manda atau mama tiri nya.

" sayang kita pulang dulu yah, besok kita kesini lagi, sekalian diva juga mau ketemu sama kamu"ucapnya di anggukkan oleh elena.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jun 11, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

ALFAHRITempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang