chapter 22

3.2K 83 7
                                        

Happy reading
.
.
.
.

Kini devan berada di depan gundukan tanah,ia menatap makam yang ada di depannya dengan tatapan rindu."hai mama...mama apa kabar? devan harap mama tenang disana."ucap devan,ia pun menaburi bunga bunda diatas makam sang mama.

"mama tau? devan punya pacar,pacar devan itu imut,lucu....hidup devan sekarang udah mulai berwana ma semenjak alvaro masuk ke kehidupan devan."ucap devan,ia pun mencium batu nisan sang mama lalu berdiri dari jongkoknya.

"devan pulang dulu ya ma...nanti devan kesini lagi,i love you mom."ucap devan,lalu ia bergegas menuju parkiran lalu mulai mengendarai motor menuju rumahnya.

setelah beberapa menit menempuh perjalanan,devan pun sampai di depan rumahnya.ia memakirkan motor nya dan masuk kedalam rumahnya.

"baru inget pulang?"ucap seorang pria paruh baya ketika melihat anak bungsu nya masuk kedalam rumah.

"saya pulang karena saya rindu mama saya..."ucap devan,ia pun berjalan menaiki anak tangga dan berjalan kearah kamar nya.

devan membuka pintu kamarnya dan masuk ke dalam,hangat.itu yang dirasakan devan saat berada di kamarnya itu,dimana kamar itu banyak kenangan masa kecilnya bersama sang mama.

•••••

"tumben nggak ada panggilan BK,udah tobat yak."ucap ryan,alvaro yang sedang bermain handphone pun menoleh kearah sang kakak saat mendengar ucapan ryan.

"yee gue ini masih jadi anak baru kak nanti dah gue buat ulah,lu kangen ya dipanggil BK."

ryan yang mendengar ucapan alvaro pun memukul kepala alvaro pelan."gila lu,gue tuh udah muak ya anjg sama laporan guru guru tentang lu."ucap ryan.

"halah kak,kek nggak pernah aja lu nakal pas sekolah."

"tapi gue nggak senakal lu anying,paling paling gue cuma tidur di kelas...lah lu? bolos iya,tawuran sama sekolah lain iya,balapan iya."

"udah deh lu diem aja kak,nggak usah banyak bacot."ucap alvaro,ia pun berdiri dari duduknya."gue mau tidur."lanjutnya,ia pun berjalan menuju kamar nya.

tok!

tok!

tok!

"siapa tuh."ucap ryan saat mendengar suara ketukan pintu,ia pun bangun dari duduknya dan berjalan kearah pintu.

ryan membuka pintu dan melihat eza,"halo kak ryan, alvaro nya ada?"ucap eza sambil tersenyum.

"fuck imut banget cok kalo senyum." 

ryan hanya terdiam saja,"kak? alvaro nya ada?"tanya eza,seraya melambaikan tangannya di depan wajah ryan.

ryan pun tersadar dari lamunannya,"ah iya ada,di dalam...masuk aja za."ucap ryan,eza pun hanya menganggukkan kepalanya.

mereka berdua pun masuk kedalam rumah ryan dan alvaro,"alvaro nya lagi ngapain kak?"tanya alvaro.

"tadi sih katanya dia mau tidur,tapi ntah...coba lu liat ke kamarnya."

"yaudah kak,aku ke kamar nya alvaro dulu."ucap eza,ia pun berjalan menuju kamar alvaro.

sesampainya di depan kamar alvaro,ia pun membuka pintu kamar itu dan masuk kedalam."oh ini bocah beneran tidur."ucap eza saat melihat alvaro tertidur dengan nyenyak,"gue balik aja dah,kasian keliatannya capek."lanjutnya.

eza pun keluar dari kamar alvaro dan menutup pintunya kembali,lalu ia berjalan kearah ruang tamu."kak,gue balik aja deh..alvaro nya tidur."ucap eza kepada ryan.

ryan yang mendengar suara eza pun bangun dari duduknya."lu nggak mau main disini dulu za?"tanya ryan.

"nggak dulu kak,lain kali aja."

"oh iya..."

•••••

haii semuaanya...kembali lagi sama mimin,gimana nih cerita nya? seru? lanjut nggak nih?

jangan lupa vote,commen,and follow biar mimin tambah semangat

see youuu gays👋👋

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jun 04, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

KETOS [BL Lokal] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang