MY LIFE : Maturity

371 35 11
                                        

⚠️ 19+Mohon bijak dalam membaca

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.



⚠️ 19+
Mohon bijak dalam membaca.

**

Waktu adalah proses. Ya... definisi itu sepertinya sangat tepat. Semakin hari pendewasaan semakin terasa matang. Puluhan tahun, atau mungkin setengah hidup mereka telah dihabiskan bersama satu sama lain. Besisihan, saling bergandengan. Melewati suka-duka, susah-senang, sedih-bahagia, jatuh-bangun. Masing-masing ada ketika salah satunya terpuruk. Masing-masing ada ketika salah satunya tersakiti. Dan masing-masing selalu ada untuk memberikan dukungan paling sempurna yang bisa mereka lakukan untuk seseorang yang dicinta.

Semua fase bertumbuh sepertinya telah berakhir. Dan mereka kini sampai dimana ego serta tuntutan tidak lagi membuncah. Kendali diri yang stabil dan penuh rasa pengertian menjadi pondasi baru yang semakin menguatkan.

Klik

Bunyi pintu terdengar saat Seohyun berhasil memasukkan password apartemen dengan benar. Gadis itu menghela napas panjang. Tubuhnya lelah, tapi penuh dengan kepuasan. Hari promosi drama terbarunya dimulai. Dia tidak sabar dengan banyak penilaian atas akting yang ia selesaikan. Semoga akan menghasilkan komentar positif. Menunggunya membuat Seohyun gugup, namun juga bersemangat.

Saat masuk ke dalam, dan mendapati semua area masih gelap, hatinya menjadi sedikit sedih. Ternyata, Kyuhyun belum datang. Namun melihat bagaimana antusiasnya pria itu sepanjang menyiapkan album terbaru bersama semua hyung kesayangannya—lengkap, membuat kesedihan tadi sirna.

Dia hanya rindu. Beberapa minggu ini, mereka tidak sempat bertemu padahal masin tidur di ranjang yang sama. Ketika Kyuhyun pulang, dia sudah terlelap, dan ketika dia bangun pria itu sudah kembali pergi berlatih.

Seohyun menaruh tas di atas meja rias yang terletak di salah satu sisi kamar tidur. Sejenak, ia membuka ponsel, namun perlahan dikembalikan ke atas meja ketika tidak ada pesan dari seseorang yang ia harapkan. Mereka sekarang sangat maklum ketika tidak berkabar. Itu hanya menandakan betapa hektiknya hari yang harus dilewati oleh sang pasangan. Dan keduanya percaya, jika ada waktu untuk bermain ponsel pasti hal pertama yang akan dilakukan adalah mengirim pesan satu sama lain. Simpel, dan tidak pernah lagi menimbulkan perdebatan.

Seohyun mulai melepas jam tangan, lalu berbagai aksesoris yang ia gunakan. Menyambar handuk di sudut ruangan sebelum beranjak ke kamar mandi untuk mandi.

Sekitar setengah jam kemudian, Seohyun keluar dari bilik shower, hal tersebut bertepatan dengan pintu kamar mandi yang terbuka, menampilkan Kyuhyun bersama celana kain dan kemeja putih yang lengannya di gulung sampai siku.

Mata Seohyun seketika berninar, kemudian berlari hingga menabrak tubuh tegapnya. Kyuhyun terkekeh, namun tidak lama suara itu lenyap akibat sang istri yang membungkam bagian tersebut dengan miliknya. Penampilan Kyuhyun yang masih terbalut baju formal serta tidak adanya handuk yang ia bawa, cukup menjelaskan bahwa niatan memasuki kamar mandi adalah untuk menemui dirinya.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jun 14, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

MY LIFECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang