24

3.6K 173 13
                                        

Kring

Kring

Kring

Bel istirahat berbunyi, para siswa/i langsung berhamburan keluar dari kelas menuju kantin

"Bang Daniel yuk ke kantin" ucap Elvan dibalas anggukan oleh Daniel

Lalu keduanya bangkit dari duduk, setelah itu mereka melangkah kaki mereka keluar kelas

Namun sebelum keluar, mereka tiba-tiba

"Tunggu! boleh ikut?" henti Rivan yang berada di belakang keduanya, membuat keduanya menoleh

"Ya/Hmm" ucap Elvan dan Daniel, kemudian ketiganya keluar dari kelas

Di lorong sekolah

Terlihat ketiganya berjalan bersama sampai suara seseorang memanggil nama 'Elvan'

"Elvan" panggil Riana, wakil ketua OSIS

"Hmm? Ada apa Riana?" tanya Elvan

"Lo mau kemana?" tanya Riana balik, membuat Elvan mengerut keningnya heran

Namun tak ayal Elvan tetep menjawab pertanyaan Riana

"Ke kantin lah, memangnya ada apa?" jawab Elvan dengan diakhir tanda tanya

Membuat Riana yang mendengar itu menatap Elvan dengan hela nafas

"Lo gak baca, informasi grup?" tanya Riana

"Baca kok .... Ah" jawab Elvan dengan diakhir tanda terkejut

Ketika ingat guru ngabari kepada seluruh anggota OSIS termasuk dirinya untuk menghadiri rapat, setelah jam istirahat pertama berbunyi

"Ingat?" tanya Riana yang melihat ekspresi terkejut Elvan tadi

"Hehehe ... Ingat" jawab Elvan, membuat Riana menghela nafas

"Kalo gitu ayo kita pergi ke ruang rapat" ucap Riana dibalas anggukan oleh Elvan

Namun sebelum pergi, Elvan menyempatkan dirinya berbicara kepada Daniel

"Bang Daniel ..."

"Gue kayak nya gak bisa ikut pergi ke kantin deh"

"Ada rapat masalahnya, gak papa kan?"

Ucap Elvan dengan diakhir tanda tanya

"Hmm, gak papa ... " jawab Daniel

Setelah itu Elvan pun melangkah pergi bersama Riana ke ruang rapat, meninggalkan Daniel dan Rivan terdiam di lorong

Sementara keduanya yang melihat kepergian Elvan sampai tak terlihat itu, akhirnya memutuskan pergi ke arah kantin

"Ayo kita ke kantin" ucap Daniel dibalas anggukan oleh Rivan

Akhirnya keduanya berjalan bersama dalam kondisi diam dan canggung, atau lebih tepatnya Rivan lah yang merasa canggung

Hingga ...

"Lo kenal Elvan sejak kapan" tanya Rivan

"Satu bulan yang lalu" jawab Daniel, membuat Rivan terkejut mendengar

Karena setelah Elvan diselamatkan pasca diculik beberapa tahun yang lalu

Sifatnya berubah drastis yang dulunya polos, imut dan lugu menjadi datar

Tidak ada senyum, tawa, marah dll yang Elvan tunjukkan

Hanya ada muka datar yang selalu ditunjukkan kepada semua orang termasuk keluarga Elvan sendiri, keluarga teman Elvan yang lain, dan keluarga nya sendiri

Transmigrasi: Dion or DanielTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang