Cuap-cuap....
Halo, semuanya. Dengan Peetarii di sini.
Boleh teriak nggak sih?
HUWAAAAAHAHA AKHIRNYA CERITA PERTAMA YANG BERHASIL AKU SELESAIKAN INI TAMAT JUGAAA SETELAH HAMPIR 7 TAHUN NANGKRING NGGAK JELASSS!!
(Terhitung dari Juni 2019 - November 2025)
Maaf agak lebay, tapi sumpah demi apa aku nggak expect kalo cerita ini bakal selesai juga setelah penantian dan waktu yang panjang.
Sedikit cerita *walaupun gatau ini bakal ada yang baca atau nggak, tapi bodo amat deh ya aku tetap mau cerita....
Jujur, banyak banget kendala yang selalu bikin aku stock di tengah jalan saat proses penulisan cerita ini. Dan semua itu tidak lain karena diri aku sendiri yang selalu merasa cerita ini kurang layak untuk aku share ke teman-teman semua.
Aku selalu menginginkan hasil yang sempurna. Tulisan yang sempurna untuk aku bagikan ke kalian semua. Tapi di satu sisi, aku juga kadang suka mikir kalau aku terus mengharapkan kesempurnaan itu, aku nggak akan pernah maju. Cerita ini nggak akan pernah selesai sampai kapanpun.
Dan pada akhirnya, aku memaksakan diri untuk tetap melanjutkan cerita ini, sampai di mana aku menyadari ada beberapa plot hole di cerita ini, lagi-lagi membuat aku down. Aku membuat kesalahan. Kesalahan yang membuat aku untuk kesekian kalinya merasa tidak puas. Merasa cerita ini tidak layak. Tidak pantas. Terlebih lagi mood-ku yang selalu naik turun. Kadang suka semangat banget buat nulis, eh waktu ide udah mentok dan nggak ada sesuatu yang bisa aku tulis, rasa malas itu seketika mendominasi dengan besarnya. Seolah memaksaku untuk berhenti.
Daripada pusing gimana memperbaiki plot hole di awal-awal sedangkan cerita aku waktu itu part-nya udah cukup banyak, pada akhirnya aku memilih untuk rehat sejenak dan memperbaiki kembali mood-ku yang seketika anjlok. Berhenti memikirkan segala macam tentang kepenulisan dan cerita yang aku buat. Aku ingin mengambil waktu untuk berpikir lagi, hingga setelahnya aku bisa melanjutkan cerita ini lagi.
Aku mengabaikan segala macam bentuk kesalahan ataupun plot hole. Aku memilih untuk terus nulis, nulis, dan tetap nulis. Sampai cerita ini selesai, aku akan memperbaiki semuanya. Memperbaiki susunan-susunan alur yang berantakan. Memperbaiki plot hole dan juga segala macam typo yang mungkin kalian temukan di cerita ini. Dan kemungkinan aku akan mengubah beberapa scene yang dirasa membosankan sehingga bisa cukup menarik untuk dibaca.
Yap, aku akan merevisi cerita ini sampai aku merasa cerita ini menjadi layak untuk sekadar hiburan di waktu luang kalian.
Dan untuk kalian...
Aku sangat berterima kasih karena telah membaca cerita ini sampai selesai. Terima kasih atas dukungan kalian yang semakin membuat aku semangat untuk tetap melanjutkan kisah ini. Satu vote ataupun satu komentar yang kalian tinggalkan di setiap part-nya sangat berarti buatku. Dimana pun kalian berada, semoga kalian sehat selalu yaa
Oh ya, satu lagi. Mungkin cerita ini akan berakhir hanya sampai di bab terakhir yang aku publish terakhir kemarin, tapi kalau ada beberapa dari kalian yang cukup antusias untuk melihat bagaimana hubungan Fey dan Rama setelahnya? Bagaimana hubungan Audy dan Gerald? Atau mungkin ada yang penasaran dengan Nilla dan Melvin, aku akan mempertimbangkan untuk memberi extra chapter dan mengungkap hubungan mereka.
Oke, segitu aja pengumuman dan curcolnya...
Jangan lupa untuk berkunjung di ceritaku selanjutnya yang berjudul:
30 Days
Cerita keduanya tentang apa?
Cerita ini akan membawa kalian ke perjalanan 30 hari antara dua sahabat—sebuah tantangan sederhana yang ternyata menyimpan hal-hal yang selama ini tidak pernah mereka katakan.
Akan ada tawa, rasa canggung, tarik ulur, dan rahasia yang perlahan muncul seiring berjalannya hari.
Untuk kalian yang suka romance manis, tension halus, dan kisah yang tumbuh perlahan, aku rasa kalian akan cocok banget dengan 30 Days.
Ayo mulai perjalanan baru ini bersama-sama🤝
Langsung kepoin aja ke lapaknya yukk
Follow akunku biar kalian nggak ketinggalan saat 30 Days update tiap hari minggu. Dan jangan lupa follow Instagram @peetarii_ untuk update bab, spoiler, quotes dan chaos emosional berikutnya💌
See you bye bye semuaaa
Sampai jumpa di cerita selanjutnya
Sayang kalian banyak-banyak muaaahhh🫶🏼🫶🏼
With love
Peetarii
KAMU SEDANG MEMBACA
Not your, Babe! [PROSES REVISI]
Teen FictionMeski memiliki badan yang tergolong mungil seperti anak SD, tapi percayalah, Fey tidak akan gentar oleh ombak maupun badai. Namun siapa sangka, jika sudah berhadapan dengan Rama, cowok yang katanya naksir padanya, ia akan langsung lari terbirit-biri...
![Not your, Babe! [PROSES REVISI]](https://img.wattpad.com/cover/180882717-64-k511947.jpg)