Penjelasan (2)

107 5 0
                                        

Hai, hai guysss👋🏻 NYB update lagiii🦹 jangan lupa vote dan komen yawww😙


HAPPY READING📖

HAPPY READING📖

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

He fell first, but he fell harder too

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

He fell first, but he fell harder too

*****

"Maaf..."

Itu adalah kata terakhir yang diucapkan Audy. Hanya ada keheningan setelah Audy mengakhiri penjelasannya tentang semua kebohongannya pada Fey.

Nilla dan Millo yang berada di samping Audy langsung menenangkan cewek itu yang kini mulai menangis, menyesali semua perbuatannya. Sedangkan Gerald dan Melvin yang sedari awal duduk dan menyimak di sofa hanya bisa terdiam tanpa kata. Keduanya memang tidak bisa membenarkan perbuatan Audy, tapi bukan berarti mereka harus turut menyalahkannya juga.

Setidaknya, Audy sudah menyadari dan mau mengakui kesalahannya sendiri.

"Gue...," gumam Fey, berusaha kembali mendapatkan oksigen di sekitarnya. Perlahan tubuhnya yang sempat membeku di tempat kini mulai bergerak mundur. Tidak ada hal lain di pikirannya selain... ia harus bertemu dengan Rama.

Sekarang juga.

"Lo mau ke mana, Fey?"

Pergerakan Fey yang sudah bersiap pergi dari ruangan itu terhenti. Ia menoleh ke arah Millo.

"Gue harus ketemu Rama."

Mendengar hal itu Millo tersenyum tipis, kemudian berkata, "Good luck!"

Sedetik setelahnya, pintu sudah kembali tertutup rapat diiringi sosok Fey sudah menghilang di baliknya.

"You're doing the best, Dy," puji Nilla seraya merangkul Audy seakan memberi kekuatan. "Everything's gonna be okay."


***

Audy mengatakan bahwa semua yang diucapkannya adalah bohong. Audy mengatakannya hanya untuk menjauhkan Fey dari Rama. Dan ternyata berhasil. Audy menyesalinya.

Not your, Babe! [PROSES REVISI]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang