Saling menggenggam dan melepaskan

234 10 0
                                        

HAAALLOOOO GAESSSS👋 WELCOME BACK👋PAKABAR👋KUDATANG LAGI YUHUU🙆💆

DOUBLE UPDATE NIH🤸

Jangan lupa vote dan komen yagess 🌟🤸
*harap sedia popcorn sebelum baca🍿
HAPPY READING GUYSS📖

Jangan lupa vote dan komen yagess 🌟🤸*harap sedia popcorn sebelum baca🍿HAPPY READING GUYSS📖

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Sebab semua yang tergenggam akan terlepas dengan sendirinya, dengan ataupun tanpa paksaan."


*****

Suara riuh kendaraan dari kejauhan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Suara riuh kendaraan dari kejauhan. Desir angin pagi yang menghantam rimbunnya pepohonan. Juga isi kepala yang ikut meramaikan kesunyian. Seakan tumpang tindih dengan keinginan hatinya yang bertolak belakang.

Sudah hampir setengah jam Fey berdiri di pembatas koridor lantai dua. Mengamati suasana sekolah di bawah sana yang tampak mulai ramai oleh lalu-lalang siswa. Sampai akhirnya ia melihat Lana yang baru saja memasuki area gedung sekolah, tapi langkah cewek itu terhenti dan disusul sosok Gerald di belakangnya. Tidak sampai setengah menit keduanya pun berbincang singkat, lalu setelahnya pergi entah kemana.

Pandangannya kembali pada pintu gedung utama, dimana para murid berhamburan masuk dari sana dan memenuhi area sekolah.

Fey mengecek jam di ponselnya. Ia sengaja datang pagi-pagi sekali dan berdiri di sana hanya untuk melihat Rama, sebab dirinya tidak tahu pasti kapan tepatnya Rama datang ke sekolah. Tapi sampai detik ini sosok yang ingin sekali dilihatnya itu tak kunjung menampakkan diri. Terakhir kali Fey melihat Rama yaitu saat di kantin tempo hari.

Setelah putusnya hubungan mereka, keterlibatan Rama dalam jangkauan mata Fey seolah berkurang sangat drastis. Dulu, tidak ada seharipun tanpa bertemu dengan Rama. Seolah ruang takdir begitu sempit sehingga membuat mereka selalu bersinggungan.

Tapi sekarang... sangat sulit untuk menemukan sosok Rama di antara keramaian. Bahkan, takdir yang sering orang-orang anggap kebetulan pun seakan enggan mempertemukan keduanya.

Not your, Babe! [PROSES REVISI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang