FC LOVE (chapter 16)

2 0 0
                                        


***

~Phoenix Apartemen, Rune City

Gikwang keluar dari kamarnya setelah berganti pakaian. Pemuda itu menyuruh Yoona menunggu di ruang tamu. Dilihatnya Yoona sedang melihat-lihat majalah olahraga. Gikwang memilih menuju meja makan dan menuang air minum dari botol.

"Bersedia buat makan dulu nggak? Papa gue udah masak ternyata."

Yoona seperti tidak mendengar.

Gikwang mengerutkan kening melihat Yoona tidak melepaskan tatapannya dari majalah tersebut. Sepengetahuannya, gadis itu tidak tertarik dengan sepakbola. Gikwang menghampiri Yoona dan duduk di samping gadis itu.

"Yoon!" Gikwang perlahan mendaratkan tangannya di atas halaman majalah yang tengah dilihat Yoona. Seperti ada perasaan malu karena pada halaman tersebut ada sebuah artikel tentang mantan pemain sepakbola yang karirnya tetap sukses menjadi pelatih. Im Seulong.

Yoona membiarkan Gikwang mengambil majalah di tangannya, lalu menoleh. "Tadi lu ngomong apa? Papa lu masak? Gue boleh nyobain?"

Belum sempat Gikwang mengangguk, Yoona sudah lebih dulu berdiri dan berjalan ke arah meja makan. Buru-buru Gikwang juga menyusul, dan membiarkan majalah tadi tergeletak di lantai.

Yoona sudah membuka penutup saji. Ada beberapa jenis masakan. Dan secarik kertas dengan sebuah pesan tertulis dengan tinta hitam.

Ternyata anak papa sudah dewasa. Udah punya pacar. Kapan-kapan kenalkan pacarnya ke papa ya.

Kembali, Gikwang merebut sesuatu di tangan Yoona. Namun tentu gadis itu sudah membacanya.

Gikwang melebarkan mata. "Si kampret mana yang ngadu ke bokap?" desisnya karena berita tentang dirinya dan Yoona sudah sampai ke telinga Sungmin. Tentu pemuda itu juga menahan malu habis-habisan.

Yoona berusaha tidak peduli. Gadis itu menarik kursi dan duduk di sana.

Gikwang yang menyadari sikap Yoona, sontak melipat kertas tersebut dan memasukkannya ke saku celana. Kemudian pemuda itu sedikit menjauh untuk mengambilkan nasi dari pemanas.

Gikwang bergabung dengan Yoona sambil memberikan gadis itu sepiring nasi. "Lu nggak ada niatan narik kata-kata lu di stadion sekolah itu, kan?"

Yoona sesaat memilih menikmati makanannya. Sudah lama gadis itu tidak memakan masakan rumah karena gadis itu lebih sering seorang diri. "Kenapa?"

"Karena gue nggak akan ngebiarin itu terjadi."

Yoona membeku sesaat karena ucapan Gikwang. Sementara pemuda itu juga mulai sibuk dengan makanannya.

"Gue udah koar-koar ke temen gue kalo gue pacaran sama lu. Semua ucapan lu, gue anggap serius," kata Gikwang kemudian. "Jadi..."

"Kwang." Ucap Yoona yang membuat Gikwang tidak melanjutkan ucapannya.

***

~Helix Gelato, Helix City

Eun Ji yang duduk seorang diri menikmati es krimnya, sontak melebarkan matanya setelah menyadari ada seseorang yang baru saja masuk. Gadis itu sudah berdiri sambil menyambar tas dan sebuah novel yang dibawanya. Namun Howon lebih sigap menghalangi langkah Eun Ji.

"Mau berakhir gitu aja?"

Eun Ji menoleh ke arah lain sambil kembali meletakkan bukunya diatas meja sebelum duduk. Gadis itu terlalu lemah untuk menjauh begitu saja. Sebuah kesalahpahaman yang menimbulkan kesalahpahaman lain karena kedatangan Yoona.

FC LOVEStories to obsess over. Discover now