Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

31. hadiah

3 0 0
                                        

Happy reading

Usai merayakan ulang tahun Alfahri, Sekarang Alfahri dan Elena sudah di perjalanan untuk pulang ke kediaman rumah mereka, sedari tadi Elena melamun entah Alfahri tak tau apa yang membuat Elena melamun sedari perta tadi.

" lho sayang kamu kenapa " tanya Alfahri sambil menggenggam tangan mungil Elena, elena yang merasa tangan di di genggam ia terkaget.

" iya kenapa " jawab nya kaget, dengan tersadar dari lamunan.

" seharusnya aku yang nanya, kamu kenapa" tanya Alfahri lagi dan lagi, sambil mengelus pipi kiri Elena dengan lembut.

" aku gak apa apa Al " jawab nya sambil tersenyum menatap Alfahri.

Selang beberapa menit akhirnya mobil mereka sampai di bagasi rumah mereka, mereka turun dari mobil, Alfahri membukakan pintu di sebelah nya lalu menggenggam jemari Elena untuk masuk.

Setelah mereka masuk ke dalam rumah, alfahri sempat membawa elena untuk menujuke kamar, namun Elena menahan Alfahri terlebih dahulu.

" Tunggu aku ada hadiah buat kamu " ucap Elena sambil mengeluarkan sebuah kain kecil untuk menutup mata Alfahri.

" tapi kamu harus tutup mata kamu dulu " elena pun mengikat kain itu di kedua mata Alfahri setelah selesai mengikat, ia menuntun Alfahri untuk berjalan ke kamar mereka, pintu kamar pun terbuka, banyak bunga di sudut kamar.

Di ranjang, dan di bawah lantai ranjang, di ranjang bunya berbentuk Love, Setelah mereka masuk, Elena menyuruh Alfahri menunggu nya.

" kamu tunggu sini dulu aku ambil dulu" Elena pun pergi ke ruang ganti baju, Elena mengeluarkan sebuah kotak yang lumayan aga besar ia membuka nya.

( pimaya yang Elena pakai)

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

( pimaya yang Elena pakai)

Elena menatap ke cermin melihat penampilan nya, saat ia menggunakan piyama tersebut, ia merasa risih, namun ia memakaikan rompi luarnya lalu ia ikat.

Selang 10 menit alfahri menunggu Elena , Elena pun keluar dari runga ganti nya, lalu ia menyuruh Alfahri melepas kain penutup mata nya, setelah lepas, Elena datang sambil membawa kace kecil berukuran minim, ia berjalan ke hadapan Alfahri.

Alfahri yang melihat nya tercengang, apa ia tak salah lihat, apa yang Elena pakai, apa Elena sadar kalau baju yang dia pakai akan membuat nya kacau.

Alfahri berusaha untuk menahan diri nya, ia menatap wajah Elena dengan senyum, elena membawa kace minim itu ke hadapan Alfahri, laku alfahri meniup kace tersebut.

" mau cobain gak kace nya " tanya pada Alfahri yang.

" kamu buat sendiri" elena mengangguk iya.

Lalu Elena membawa Alfahri duduk di sofa kecil yang hanya buat di dudukin oleh satu orang, lalu ia mengambil satu suap sendok kecil ke hadapan Alfahri, alfahri menerima nya.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: 5 days ago ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

ALFAHRICerita yang bikin terobses. Temukan sekarang