Di halaman rumah, rumput tumbuh tanpa tahu namanya.
Hanya hijau, lalu tinggi, lalu dipotong-
tumbuh lagi, lalu terinjak. Patah.
Barangkali hidup memang tak pernah berniat ramah,
ia hanya mengajari kita tumbuh sambil berdarah.
lalu menyisakan bara di antara abu,
tanpa pernah mengajari bagaimana cara untuk menyala setelah padam.
KAMU SEDANG MEMBACA
Aku Masih Sama
PoetryAku buruk dalam menulis. Aku buruk dalam bercerita. Aku buruk dalam berekspresi. Aku buruk, setidaknya dalam merindu. Sekedar coretan tak penting. Semestaku semestamu, kusemogai kau bahagia selalu.
