Tidak ada sajak untuk hari ini.
Sebab yang tinggal hanyalah sunyi,
dan dada yang terlalu penuh untuk dibunyikan.
Barangkali beberapa luka memang memilih diam.
Agar tak semakin menyakitkan.
Tidak ada kata untuk hari ini.
Kata kehilangan jalannya,
sedang harap perlahan lupa arah.
Aku hanya ingin rebah sejenak,
dari menjadi orang yang terus tabah.
Tidak ada tawa untuk hari ini.
Cara agar baik-baik saja perlahan enyah,
dan alasan untuk tetap kuat perlahan entah.
Sebab tawa tak lagi mampu berlaku tulus,
biarkan malam menerjemahkan diam,
perlahan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Aku Masih Sama
PoetryAku buruk dalam menulis. Aku buruk dalam bercerita. Aku buruk dalam berekspresi. Aku buruk, setidaknya dalam merindu. Sekedar coretan tak penting. Semestaku semestamu, kusemogai kau bahagia selalu.
