Ali Pov
Prilly masuk rumah sakit gara gara Pria Brengsek itu!Andai saja aku boleh membunuhnya akan kubunuh dia.Asli!mau tau rasanya?Aku lemas melihat prilly ku terbaring lemah dengan darah yg mengalir ditangan nya.Jika bisa,aku ingin tukar posisi dengan nya.Saat ini tak bisa lagi Ku lihat ia tersenyum,menampilkan mata hazelnya,menggoda dirinya yg pipinya kemerahan karena aku.
Aku rindu,sedih,kesal!ah entahlah!Aku benci diriku yg tak bisa menjaga Prilly!
"Prilly sayangg,bertahan yaa!" Ku genggam tangan nya erat ku usap puncak kepalanya.saat aku dan beberapa suster membawanya masuk ke ugd dengan kasur yg bisa didorong entah namanya apa.sampai suster tidak mengizinkan aku untuk masuk.
"Prill,maafin akuuu!" Sesal ku sambil Duduk di kursi yg tersedia dirumah sakit.Kupukul tembok kencang tak perduli sakit yg kurasa atau biru yg mewarnai tanganku.Aku hanya berfikir bagaimana kalau goresan onel mengenai urat nadi prilly?oh tuhan tak bisa kubayangkan jika aku harus kehilangan nya.
Tak terasa air mata membasahi pipiku.bulu mata ku mungkin tak lagi lentik saking basahnya dan lembab nya mataku.
Sedari tadi yg aku lakukan hanya menunggu,berdoa dan berharap.dan itulah yg bisa aku lakukan saat ini.
Ya tuhan,dia segalanya untukku dia Semangat ku aku mohon jangan ambil dia.
Itulah doa yg saat ini terus kuucap berulang kali.Hanya itu.kalau kalian mengatakan aku bodoh,ya aku memang bodoh tak bisa menjaganya tapi asal kalian tau kejadian tadi diluar dugaan ku.
Sisi Pov
Srtttt...
Aku benar benar kaget atas datangnya beberapa Pria bertubuh kekar dan Membawa berbagai senjata dan setauku itu sangat berbahaya.10 bodyguard yg disewa prilly berhasil menghajarnya.Namun ada 3-4 orang yg berhasil Masuk ke tempat aku,tea dan liora.Namun dengan sigap Tea dan liora menghajarnya.Oh tuhan aku menyesal tak bisa berbuat apa apa.
Bug...
Buggg
Buggg....
Beberapa diantara nya jatuh tersungkur Namun salah satunya mendekati ku Lalu menghajar Pipiku.
Bugggg
"Awhh!" Aku mengaduh saat kupegang ujung bibir ku terdapat darah dan kurasa memar karena sakit.
Namun untungnya Bang kevin,luwis dan fedro datang bersama polisi menolongku tea dan liora.jika kalian berada diposisiku percayalah keadaan ini lebih menegangkan dari pada berdiri sendiri di dekat pohon beringin dimalam jumat kliwon.
"Bang kevin,fedro,luwis!Mana prilly!" Cemasku saat melihat diantara mereka tak ada prilly dan ali.firasat ku mengatakan terjadi sesuatu tapi entahlah!Apa itu aku harap itu tidak benar.
Bang kevin Tampak Murung lemas dan tak berdaya.ada yang ingin ia katakan sepertinya tapi dia Tak sanggup.
"Bang kevinn mana prilly?"
Isakku Menarik tangannya.Namun ia tak menjawab fedro,luwis juga tampak murung tak ada satupun yg menjawab!Aku bencii!kenapa mereka seperti bersekongkol membuat ku gila!
"Woy!lo semua kenapa!mana prilly!Mana prilly!" Aku berteriak,sambil terisak dengan sungai air mata yg membanjiri pipiku.
"Tenang si tenang." Bang kevin Memegang Bahuku.berusaha membuat ku tenang Namun nihil!.
"Gimana mau tenang si bang"aku bernada tinggi padanya.Aku kesal kenapa diantara mereka tak ada yg mau menjelaskan.
"Okay,gue jelasin,Prill...prilly masuk rumah sakit karena onel melukai tanganNya..."
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta Kembar
FanficAliando Refado Syarief gue gatau gue suka sama siapa SISI atau PRILLY?wajah mereka sama tapi masa Iya perasaan gue juga.Bedanya Prilly yg brutal dan sisi yg feminim.Mereka berdua sama sama istimewa Sisilia Mahatei Latuconsina apa mungkin aku jatuh...
