23.Pergi untuk SELAMANYA

5.5K 252 4
                                        

apa beut yekan hahaha.
*
*
*
*
*
*
*

Prilly Pov

Aku benci hari itu,aku menunggu penuh pertanyaan Akan terjadi apa nantinya?Aku tak mau sisi pergi.Cukup mama yang pergi dari hidupku Ketika aku,belum hafal bahkan belum tau rupanya.Wajahnya bisa kulihat didalam Foto yang waktu itu jatuh dari saku Ali.Ingin aku kemakam nya,Tapi keadaan sisi tidak memungkinkan.

Kau tau?Saat ini aku ingin cepat cepat bangun kalau ini mimpi.Aku Merasa Kosong tanpa Jiwa,Merasa Bernafas tanpa Udara,Merasa berjalan Tanpa Kaki,Merasa berteriak tanpa Suara,Merasa Hidup Tanpa Bergerak.

Kalau memang Nantinya Hidupku akan Kelabu,Lebih baik aku jangan Hidup.Kau takkan mengerti bagaimana,menjadi aku saat itu.Aku hampa!Terutama ketika tau Penyakit sisi.Aku juga,merasa BODOH!waktu itu aku pernah liat dia Mimisan!Kenapa gak ngomong!Bego lo Prilly!

Aku menepuk kepalaku sendiri,sambil menangis,yang setelah nya ali menenangkan ku.

"Hei,Kamu kenapa gak boleh gitu Prill,ini bukan salah kamu.ini takdir tuhan."

Ali merengkuh,tubuh ku didalam peluknya.Ditengah keheningan,Malam yang mencekat.Berbau Obat obatan dan Dingin.Aku semakin tersiksa,dengan bunyi alat medis yang menurutku sangat mengerikan.

Tut...tut....tutt....

Hei tunggu?Wajah ku memucat ketika aku bangkit,dari senderan kepalaku dibahu ali.

"Li itu apa?Itu apa li!Jawab aku!"

Aku bertanya pada ali,Yang murung.Alat medis itu seperti berbunyi menunjukan Garis Lintang

Yatuhan,Kuharap Tidak.

*

"Keluarga Sisi?" Dokter itu keluar menghadap ke,arah aku dan yang lain nya,Dengan Keringat yang tersisa,Di dahinya.

"Iya dok,Gimana keadaan Saudara kmbr saya?" Aku penasaran dan penuh rasa takut,yang melimpah.

"Kami sudah berusaha semaksimal mungkin,Tapi tuhan berkehendak lain."

Dokter itu menunduk.

Perasaan ku mulai tak enak

"Lalu katakan!katakan!Dok!ada apa!sisi selamatkan?"

Digo,Histeris.Aku hanya menangis,dengan ali yang mengelus punggung ku.Bang kevin dan yang lain nya hanya,Diam tanpa suara.

"Sisi,Telah tiada."

Apa!Ini pasti mimpi iyakan?Aku tak percaya!
Batinku tak lagi bisa kupungkiri.

"Sisi..." Digo tersungkur,
Lemah,lemas tak berdaya atau apalah itu.

"Li,Sisi li sisi..." aku menangis dipelukan Ali,yg meskipun itu menenangkan.tak cukup bagiku.

Karena saat itu juga Bumi tak nyaman aku tinggali,Tak lagi aman untuk aku berpijak meskipun banyak Gravitasi.

"Tenang Prilly tenang,Aku tau kamu sedih sabar,sayang." Kata kata lembut nya,membuat sedikit Laraku yg menyebar bagai Sel sel berbahaya itu berkurang dan perlahan Hilang sedikit demi sedikit.

Mama,dan papa,belum datang karena Ada masalah mendadak.dan aku belum beri kabar soal berita duka ini.

Penuh air,mata.

"Sisi bangun si!Lo bisa hidup lagikan sii!" Aku mengoyak ngoyak tubuh sisi dengan dorongan tanganku.

Berharap dia,sadar dan menoyor kepalaku.

Tapi tidak,Ketika kusentuh tubuhnya dibagian tangan,dingin nya,menjalar hingga ke jantung.

"Si,Aku sayang kamu.aku ikhlas untuk kepergian kamu.Aku terima itu semoga kamu bahagia ya.Tenang disana..."

Digo berusaha,tersenyum dan tegar.Lalu menangkup pipi Sisi untuk TERAKHIR kalinya.

Mulai saat,itu juga Api di 2 Batang lilin yang sama persis.Telah,Redup.
Walaupun hanya satu yang Bersinar,Lilin yang redup akan menjaganya Meski itu Tidak nyata sekalipun

Telah redup,Untuk selamanya.

ALI POV

Kepergian Sisi membawa dampak Buruk bagi Prilly,Prilly yang begitu Ceria sekarang Murung tanpa henti.Tanpa Jiwa untuk kembali tegak lagi

Saat,itu juga.Semua terungkap.Digo memang saudara,kembarku.Yang Diculik.Karena,waktu itu papa sedang naik daun sebagai pengusaha tersukses Se,Asia.

Dan Saat itu juga,Digo Mengasingkan Diri dan Dikirim papa Ke,Austri untuk Melanjutkan Sekolahnya.Dan tinggal Bersama Om Racond Adik dari papaku.

Itu keinginan Digo sendiri,Agar tidak terlalu ber nostalgia katanya.waktu itu,sebelum ke bandara ia menyempatkan diri kemakam Sisi dan Menaruh Gelang sesuai permintaan sisi.Aku ikut mengantarnya.

Angin Begitu kencang berhembus,dengan Kelopak bunga kamboja yang bertebaran di Pemakaman itu.

Aku berpelukan pada digo saat,sampai di bandara,dan dia ingin Berangkat.

"Jaga diri disana Go." Kataku menepuk punggung nya

"Sip li,Jaga prilly.Hibur dia ya.Sisi mau dia ceria bukan murung.Gue titip ini ya,kasih ke prilly ini dari Sisi sebelum dia pergi."

Katanya,sambil menyerahkan sebuah Binder yang Didepan nya bersampul For Prilly LTC

IYA kataku.lalu selepas itu ia pergi.

Selamat berlibur,Digo.Semoga Lo bahagia meskipun gaada Sisi.Take care Bro!

Cinta KembarCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang