ARKA p.o.v
Sudah hampir satu bulan Nay menjauhiku, hal itu sangat terlihat jelas, bahkan bila berpaspasan denganku dijalan, dia akan berjalan seolah kita tidak saling mengenal atau yang lebih parahnya lagi, dia malah akan memutar jalannya biar tidak bertemu denganku.
Jujur saja, dengan Nay saat ini menjauhiku. Itu benar – benar membuatku tidak tenang. Entah karena apa. Pasalnya setelah kejadian itu aku kini benar – benar tidak tahu harus bagaimana lagi kepada Nay.
Jam istirahat kedua, jam tangan rolexku kini menunjukan pukul 12.25 siang. Kantinpun pasti penuh karena mengingat ini adalah jam makan siang. Seperti biasa aku dan para sahabatku duduk dimeja yang memang biasanya kita duduki.
" Aaahhhhhhh ka Arkaaaaa " teriak seorang wanita yang kini membuat aku dan ke-empat sahabatku melihat kearah suara
Ternyata suara teriakan itu berasal Ashilla, adik angkat Allen yang memang baru saja kelas X disini. Dia pun langsung berlari kearahku dan juga para sahabatku.
" Kenapa Shill? Kok kaya abis dikejar – kejar anjing gila aja sih? " tanya Dilan seraya menghapus keringat Shilla yang sudah menetesi dahinya
Belum menjawab pertanyaan Dilan, Shilla pun langsung mengambil gelas jus yang berada didepan Allen " Bagi ka " tanpa menunggu jawaban apa yang akan Allen berikan
" Dasar kunyuk! Beli dong. Orang duit loe aja banyak " omel Allen kita Shilla meletakan kembali gelasnya yang hampir habis dia minum
Setelah merasa tenang, Shilla pun membuang napasnya terlebih dahulu, lalu menatapku lagi dan kini dia kembali panik " Ka Arka minta no hp ka Franda dong "
" Untuk apa? " tanya Dilan yang statusnya memang kekasih dari sepupuku itu
" Ituloh, itu.. itu.. aduh sahabatnya ka Franda, ka Nay, tadi Shilla liat dia dibawa sama ka Jessica ke gedung belakang terus rambutnya juga dijambak – jambak ka " ucap Shilla dengan suara paniknya
Setelah Shilla selesai mengatakan informasi itu akan pun segera berdiri dan berlalu pergi dari kantin menuju gedung belakang sekolah diikuti oleh Shilla dan ke-4 sahabatku tentunya.
Braaakkkk
Sesampainya kami digedung belakang sekolah yang terkenal sangat sepi ini, akupun langsung mendengar suara benturan keras. Dan akhirnya Akupun bisa menemukan Jessica bersama Allona dan Claudya genknya serta Nay yang kini sedang tersungkur dilantai sembari rambutnya dijambak oleh Jessica.
" Loe tahu Nay, gara gara loe Arka mutusin gue. Loe apain dia? Loe pelet? Yang bener aja Arka lebih milih loe dari pada gue " teriak Jessica
" Loe tuh gak pantes tau buat Arka. Loe tahu status loe aja jauh dibawah Arka. Loe cumaan anak miskin yang beruntung dapet beasiswa disini " ucap Claudya yang kini sepatunya menginjak tangan milik Nay
" Jauhin Arka!! Arka cumaan punya gue " teriak Jessica sembari hendak menampar pipi Nay
Tapi sebelum tangan busuk milik Jessica mengenai pipi Nay, akupun segera berlari kearah mereka dan menahan tangan Jessica.
Jessica dan genknya pun kaget melihat aku dan sahabat – sahabatku berdiri didekat mereka.
" Loe dengerin baik baik Jess, sehelai aja rambut Naysylla ada ditangan loe, gue pastiin mulai besok loe kesekolah dengan kepala tanpa rambut – rambut cantik loe. Dan loe Clau, sampe gue liat ada bekas sepatu loe di tangan Nay, gue pastiin besok loe kesekolah tanpa kaki kiri loe " dan setelah mendengar ucapan tajam yang keluar dari mulutku Jessica dan Claudia pun segera melepas tangan dan kaki mereka
KAMU SEDANG MEMBACA
My Playboy Husband
RomanceNaysylla Delissa Putri, atau yang biasa dipanggil dengan panggilan Nay merupakan gadis yang baru saja berusia 17 tahun, tapi diusianya yang baru menginjak 17 tahun ini, Nay malah harus terikat dengan seorang pria bernama Arka Nadav Mahardika atau ya...
