ARKA pov
Keesok paginya
Kini aku sedang duduk didalam mobilku sembari meletakkan kepalaku kearah stir. Penampilanku kini benar – benar berantakan. Pasalnya kemarin setelah pulang sekolah, aku langsung berangkat ke Bali dan langsung kembali ke Jakarta pukul 12 malam tadi. Dan rencananya hari inipun aku harus berangkat kembali ke Bali karena pertemuaan keluargaku masih berlangsung sampai 3hari mendatang.
" Kabur yooo, kayanya loe cape banget " ucap Xello yang sepertinya sangat paham dengan kondisiku
" Kalian semua ikut kaburkan? " ucapku seraya menatap seluruh sahabatku kini
Ando, Dilan dan Allen pun hanya menjawab dengan anggukan dan 2 dari 3 orang itu disertai dengan kata – kata " Oke "
" Thanks " jawabku pelan, dan tak lama Allen pun masuk kedalam mobilku dan mengambil alih kursi pengemudi.
~~
Sampai akhirnya kami tiba disebuah tempat tempat didaerah puncak. Tempatnya amat sangat sepi. Tempat ini juga dikelilingi oleh pohon – pohon besar khas pegunungan.
Setelah mobil benar – benar berhenti, akupun segera turun dan langsung mendudukan serta menyenderkan tubuhku pada sebuah gazebo yang ada disana. Hingga mataku yang lelah inipun benar – benar tertutup untuk tertidur.
ALL Cast pov
" WAAAAAAA " teriak Dilan yang kini berada diujung tebing
Xello pun segera merangkul pundak Dilan " Akhirnya kita bisa narik napas, setelah kita cape ngurusin kerjaan orang tua kita " sambung Xello dan diangguki oleh Dilan
" Bye kantorrr. Ntar jam pulang sekolah aja deh gue balik ke loe " teriak Allen disamping Xello dan Dilan, kini Allen mulai menghirup udara segar disini
" Sttt...sttt " semua mata (Dilan, Xello dan Allen) kini menatap kearah Ando yang memanggil mereka dengan desisan. Dan saat mereka melihat kearah Ando, mata Andopun kini melirik kearah Arka yang kini tertidur pulas sembari menyenderkan tubuhnya disebuah tiang kayu di gazebo.
" Kacian Arka kita " ucap Allen sembari mengubah suaranya seperti suara anak kecil
" Akhir – akhir ini kayanya dia banyak pikiran deh " ucap Xello yang diangguki oleh para sahabatnya
" Termasuk masalah terbarunya adalah Nay " sambung Ando
Ando pun segera melepas jaketnya dan menyelimuti tubuh Arka dengan jaketnya. Tak lupa Xello juga kembali dari mobilnya sembari membawa sebuah bantal dari dalam mobilnya dan mereka langsung membaringkan tubuh Arka.
" Guys loe tau gak? " tanya Dilan sembari menatap sahabatnya kini " Sebenarnya gue iri sama orang yang kurang dari kita, tapi mereka masih bisa ngerasain kebahagian dan kebebasan setiap saat " sambung Dilan seraya tersenyum kikuk
" Loe benar Lan, banyak orang yang mikir bahwa uang bisa membawa mereka bahagia. Tapi coba kita yang sedari lahir udah dilimpahkan dengan kekayaan, tapi kita malah jauh dari kata bahagia, kurang kasih sayang, kurang perhatian dan yang paling miris kalau kita ngerasa kalau kita sama sekali gak kenal dengan anggora keluarga kita. Sebenarnya kita lebih miskin dari mereka " sambung Xello
" Untungnya gue dari kecil dapet semua apa yang gue dapet. Bedanya kaya loe pada, gue dapet kasih sayang, gue dapet perhatian, gue paham keluarga gue, walaupun gue gak langsung bergelimbang harta kaya kalian. Tapi saat umu4 gue 14 tahun, Tuhan malah ngambil orang tua gue. Gue ngerasa gue udah kehilanga semuanya sampe gue sadar gue masih punya Fuji adik gue dan gue punya kalian yang ngebangkitin gue, yang selalu ingetin gue untuk bangkit, bangkit dan bangkit " ucap Ando
KAMU SEDANG MEMBACA
My Playboy Husband
RomanceNaysylla Delissa Putri, atau yang biasa dipanggil dengan panggilan Nay merupakan gadis yang baru saja berusia 17 tahun, tapi diusianya yang baru menginjak 17 tahun ini, Nay malah harus terikat dengan seorang pria bernama Arka Nadav Mahardika atau ya...
