Jassy kembali ke kehidupannya semula, tapi kali ini dia lebih banyak dirumah.
Sudah lama Harry tak menghubunginya, dan Jassy sadar saat itu, Harry tak sungguh-sungguh mencintainya.
Suara bel berbunyi, Jassy cepat-cepat membukaan pintu, karena sudah lama dia tidak merasakan kedatangan tamu.
"JASSY OH MY GOD!"
"KEZIAAA" Mereka berdua saling berpelukan. "Masuklah, aku sedang membuat roti isi."
"Aah, aku sangat merindukanmu. Akhirnyaaaaa. btw, kau tidak bekerja?" yang di maksudnya Kezia adalah tempat dimana Jassy bekerja sebelum menjadi hairstylish 1D.
"Aku sudah bilang, aku mulai minggu depan. Aku masih ingin menikmati bermalas-malasan dirumah."
"Dasar kau!" Kezia mencomot roti isi yang di buat Jassy. "Lalu... bagaimana kisah cintamu dengan Niall? atau Harry?"
"It's OVER" Jassy menekankan di kata over. "Kau tau? Niall mencintai perempuan lain, fine, aku sudah melupakannya."
"Harry?
"I always wanna skip all question about him."
"No, tell me. tell me."
"Kami lost contact, dia tidak pernah mengirimiku pesan text, tidak pernah meneleponku, dan tak ada kabar sama sekali. Aku hanya bisa melihatnya di layar handphone. Dan itu membunuhku." Kezia tertawa mendengar cerita Jassy.
"Dan sekarang aku menyadari semuaaa yang dikatakannya padaku BULLSHIT!" Tawa Kezia semakin keras.
"Kau sahabat apa tertawa di atas penderitaanku?" Jassy merajuk.
"Aku hanya tidak sanggup membayangkan kisah hidupmu. Itu semua seperti drama di film-film"
Jassy menghela nafas panjang. Dia harus benar-benar berusaha keras untuk move on saat ini.
---
Jassy menemukan kehidupan barunya, tak lama setelah dia kembali bekerja di tempat pertama dia bekerja, dia mendapat tawaran menjadi hairstylish band dari Australia, 5 seconds of summer. Dengan senang hati dia menerima tawaran itu.
Kehidupan Jassy saat ini pun tak jauh dari kisah cinta lokasi, sama seperti sebelumnya, kali ini dia terjebak cinta dengan sang drummer yang bernama Ashton. Bedanya sejak pertama Ashton tak pernah berbuat kasar kepadanya, dan Ash treat her like a princess.
Luka di hati Jassy yang di tinggalkan Harry perlahan menghilang, tapi tetap saja itu masih membekas. Tidak mudah untuk melupakan semua kisah nya dengan Harry, itu semua hanya...terlalu indah.
---
"Ash, aku lapar." ucap Jassy manja.
"Tuan putri aku lapar iya? Mau makan apa? Kita delivery aja ya? yaya?"
"Aku pengen makan diluar Ash, aku bosaaaan. please"
"Jassy aku lelah seriusan."
"Yaudah, kalau gitu aku keluar sendiri aja." Jassy pura-pura merajuk.
"Yaah merajuk, iya deh iyaaaa. Kita makan diluar ya. Apasih yang enggak buat tuan putri ku ini." Ashton mengacak-ngacak rambut Jassy.
Jassy dan Ashton meresmikan hubungan mereka. Kali ini Jassy yakin Ashton tidak akan menyakitinya, dan meninggalkannya tanpa alasan seperti Harry. Semoga saja..
Harry dan Jassy benar-benar lost contact, semenja pesan text terakhir yang di kirim Jassy pada Harry Jassy mengubah nomer teleponnya. Sehingga tidak ada celah buat mereka saling berhubungan.
Beberapa bulan berlalu.
Jassy begitu malas untuk bergerak dari tempat tidur nya pagi ini, di telentangkannya tubuhnya dan menatap langit-langit kamar. Dan berpikir...
Dia mencintai Ashton, dia memiliki Ashton, tapi kenapa setiap bangun di pagi hari masih terlintas Harry Styles dibenaknya. Jassy tidak mengerti dengan dirinya sendiri. Bukan berarti Jassy tak bahagia dengan Ash, dia bahagia, hanya saja masih ada pertanyaan besar di hatinya, Kenapa Harry meninggalkannya tanpa alasan? Dan pertanyaan itu selalu muncul setiap kali dia membuka matanya di pagi hari.
Di ambilnya laptopnya, dibukanya youtube dan search Harry Styles OTRA 2015. Dia sudah seperti fan girl sekarang.
"Aku bisa melihatmu sekarang, Harry." Jassy berbicara pada laptopnya.
Beda dari biasanya, dia sangat merindukan Harry. Dia senyum-senyum sendiri melihat aksi panggung dan funny momentsnya.
Tiba-tiba handphone Jassy berbunyi. Terlihat nama Ashton di layar. Jassy hanya meliriknya dan melanjutkan melihat youtube, dia mengabaikan panggilan dari Ashton.
---
Malam semakin larut, tapi Jassy tak bisa memejamkan matanya. Seharian dia tak melakukan apapun, seharian dirumah, makan, internet, makan, internet, and repeat.
Tiba-tiba ada seseorang yang memencet bel.
"Siapa tengah malam begini?"
Bel berbunyi lagi.
Dengan berat Jassy bergerak dari tempat tidur dan menuju pintu. Perlahan dibukanya, dan..
guess who is coming?
---
KAMU SEDANG MEMBACA
She's Not Afraid
FanfictionJassy berjalan lunglai ke kamarnya. Dia bahkan lupa jalan kembali ke kamar karena kesadarannya belum sepenuhnya pulih. Pasti si sialan itu sudah merusak kerja otakku. batinnya. Dia bertemu Harry lagi sebelum kembali ke kamar. Jassy merasa jijik wal...
