Surat

192 12 3
                                        

Saat aku masih chugakko di bangku kelas 2, aku pernah mendapatkan sebuah surat yang berisikan tulisan singkat 'Hai Ashihara-san!'. Surat itu, di ketik sehingga aku tidak bisa menebak siapa pengirimnya, surat-surat itu terus bertadangan setiap harinya, sampai saat aku lulus dari chugakko, surat itu datang lagi. Namun isinya sedikit lebih panjang dari biasanya.

Kamu sudah lulus chugakko! Aku senang sekali. Oh iya, Arigatou gozaimasu sudah mau membaca surat-suratku. Dan aku mengetahuinya, kamu penasaran denganku bukan? Kalau begitu, kamu bisa mencariku di Sera Gakuen. Ok?
-Anonymous-

Dan karena itulah, aku masuk ke dalam Sera Gakuen ini. Tapi ada satu hal yang membuatku bingung, aku hanya satu-satunya yang masuk ke dalam sekolah ini, tidak ada teman semasa chugakko-ku yang bersekolah disini selain aku. Tapi, jika dia adalah kakak kelas, tahu darimana tentang aku? Aku benar-benar bingung.
Aku merebahkan diri di atas kasur, rumahku sepi. Ibu dan ayahku sedang pergi menghadiri peresmian perusahaan baru, milik teman ayah.

"Bosaaaann" Aku menggulingkan tubuhku di kasur, tidak ada yang bisa aku lakukan. Terdiam cukup lama, aku memutuskan untuk menatap jalanan dari jendela kamarku.

Saat itu, ada satu orang laki-laki yang sedang berjalan sambil membawa seekor anjing berjenis Siberian husky, dia tidak menyadari keberadaan-ku, yang memperhatikannya dari atas jendela.

Saat aku ingin menutup jendela karena bosan melihatnya, dia tiba-tiba terjatuh.
Refleks aku bertanya kepadanya dari atas jendela
"Daijoubu?"
Dia mengadah ke atas, menatapku cukup lama. Sampai akhirnya dia berdiri, sambil menepuk-beluk bajunya yang kotor
"Iyaaa" Dia menjawab sambil mengacungkan jempolnya ke arahku
Tapi aku ragu, dia berdiri dengan kaki yang gemetar dan celana robek di bagian lutut.
" Matte, jangan pergi!" Aku berlari keluar, dengan tangan yang mengenggam plester. Sampai di luar, aku memberikan plester-nya kepada laki-laki tersebut.

"Kau terluka, pakai ini"
"Ah, arigatou, aku jadi merepotkan" Dia menerimanya sambil tersenyum, aku membalas senyumannya lalu berjongkok untuk melihat anjingnya yang sangat lucu tersebut.

"Siapa namanya?" aku mengusap kepala anjing tersebut dengan lembut. Huh, coba saja ibu memperbolehkan aku untuk memelihara anjing.
"Namanya Hachiko" Jawabnya "Oh iya, siapa namamu?"
"Ashihara Himari"
"Aku Kansuke Otogi"

Cukup lama kami berbicara, akhirnya dia pamit untuk pulang, aku menatapnya sampai dia hilang dari pandanganku. Aku berbalik menuju rumah, dan saat ingin membuka pintu rumah, secarik kertas jatuh. Aku kira itu adalah surat yang berisikan tagihan listrik atau semacamnya, tapi bukan. Saat aku membaca isinya, aku menjerit tertahan.

Hai! ^^ kita akan bertemu lagi!
-Anonymous-

                           ........

Chugakko = Masa SMP
Daijoubu = Apa kau baik2 saja (sekiranya begitu)
Matte = Tunggu

Bab kedua nih, tolong di tinggalkan pesan, tulis apa kekurangannya ^^ Arigatou!

                             

The Truth Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang