Cuma Gue Yang Bisa - 8 (Ify dan Debo Hanya Masa Lalu)

4.6K 175 1
                                        

Part 8: Ify dan Debo Hanya Masa Lalu

"Ify?"

"Debo?"

Rio menengok kearah Ify dan kearah Debo. Rio mengangkat alis, Ify masih menatap Debo tapi sambil mengobati muka Rio. Begitupun Debo, Debo masih menatap Ify.

"Kok udah kayak telenovela sih?" Gumam Rio. Karena Ify terus menatap Debo, Ify jadi menekan muka Rio yang sakit.

"Aduuuuhhh!!!" Teriak Rio. Ify pun tersentak.

"Ya, ampun! Kak Rioo!!" Kata Ify panik. Ify ingin menyentuh wajah Rio, tapi Rio menepis tangannya.

"Udah, gue gak papa, pertandingan masih harus dilanjutin!" Rio beranjak dari duduknya dan meninggalkan Ify. Debo pun juga pergi menuju lapangan.

Pertandingan pun dimulai, seluruh anggota RISE masih bersorak-sorai menyemangati Rio, tapi tanpa Ify. Ify hanya diam saja, Sivia memandang wajah sahabatnya itu, Ify tampak lemas dan murung.

"Fy, lo kenapa? Lo gak mau dukung Kak Rio?" Tanya Sivia. Ify tersenyum masam.

"Lagi gak semangat gue, Vi. Gue..pulang duluan yaa.." Ify mengambil tasnya dan pergi meninggalkan Sivia.

"IFY!! Lo mau kemana!?" teriak Sivia, Riopun menoleh kearah Sivia kemudian melihat Ify yang mulai menjauhi lapangan.

'Ify kenapa?' Batin Rio.

"Riooo!!! Ambil!!!" Seru Alvin. Riopun mulai berkonsentrasi di pertandingan, menghilangkan Ify dari pikirannya sebentar sampai pertandingan selesai.

***

Rio, Alvin, dan Gabriel berjalan menuju parkiran mengambil motor mereka, kemudian Rio melihat kearah Sivia yang sedang mengobrol dengan Debo. Setelah itu Debo menstarter motornya dan pergi meninggalkan Sivia. Rio menghampiri Sivia.

"Vi, lo kenal Debo?" Tanya Rio.

"Debo itu kakak kelas gue sama Ify pas SMP," ujar Sivia.

"Oooh,"

"Kak, lo kerumah Ify kan?" Rio mengangguk.

"Gue ikut dong, Kak! Gue mau tau Ify kenapa," kata Sivia.

"Emangnya si Ify kenapa? Pantesan tadi dia gak dukung-dukung gue lagi,"

"Oooh lo kesepian yaa gak didukung sama Ify??" Celetuk Sivia.

"Ah, apaan sih lo!?" Kata Rio salting.

"Boong, buktinya lo salting gitu, hahaa!" Kata Sivia.

"Lama-lama mulut lu gua lakban!" Ancam Rio.

"Hahaa..udah ah, ayo kerumah Ify!" Ajak Sivia.

Sivia dan Rio menghampiri Alvin dan Gabriel yang menunggu Rio daritadi.

"Yel, Vin mau ikut gue sama Via gak kerumah Ify??" Tanya Rio.

"Wah kebetulan tuh, gue ada urusan sama Tante Risna," kata Gabriel.

"Lo Vin?"

"Yaudah deh, dirumah juga gue gak ada orang,"

Mereka pergi ke parkiran motor, mereka sudah bersiap-siap dengan motor, saat Sivia mau naik ke motor Rio tiba-tiba.

"Ehh, jangan naek motor gue Vi!" Seru Rio.

"Lho? Kenapa?"

"Eng..eng..mo..motor guee...gak kuat kalo goncengin lo, Vi, hehee."kata Rio gelagapan.

"Lo kira gue karung beras, Kak?? Huuuh, Kak Iel gue ama lo deh!" kata Gabriel.

"Yaaah, jangan deh lo sama Alvin aja deh, ban motor gue kempes, hehee.."kata Gabriel.

CUMA GUE YANG BISACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang