Jungkook ❌ Yeri
Udah lama gak ketemu...
Makin cantik aja dek, manis lagi. Jadi pengen balikan.
•• Let's Break Up pt. 2 ••
Kdr, 5 juli 2016 - 7 november 2016
Jungkook duduk jongkok didepan sofa yang menjadi tempat tidur Yerim.
Ini sudah terhitung satu jam setelah Mingyu pulang dan Yerim ketiduran di sofa rumah sakit.
Perlahan Jungkook mengelus rambut Yerim. Membelainya dengan lembut. Bahkan sesekali Jungkook juga tersenyum.
"Kapan kamu jadi pacar aku lagi dek?" gumam Jungkook yang masih asik membelai rambut Yerim.
Dan jempol Jungkook mencari kesempatan mengusap pipi Yerim yang halus dan sebulat bakpao itu.
Mata jungkook menatap lekat mata Yerim yang sedang tertutup. Merem aja cantik, apalagi kalo melek. Tambah cantik.
Kemudian Jungkook menyesali percakapannya tentang Mingyu kepada Yerim tadi. Nyesel karena baik baikin Mingyu. Padahal aslinya jjuga baik sih. Tapi, Jungkook masih nggak rela.
Ya, meskipun Yerim bakalan susah banget buat didapetin. Kalo usaha teruskan, insyaallah membubuhkan hasil yang memuaskan.
Jungkook bakalan hapus semua gebetannya saat ini. cukup fokus buat dapetin hatinya Yerim. Nggak tau kenapa, dia udah ngena banget kalo sama Yerim. Padahal dia sama Yerim itu pacaran Cuma tiga bulan.
Singkat bukan?
Tapi sukses membuat sang cassanova tidak bisa melupakan segala momen indah bersama Yerim. Dari saat kenalan dulu sampe pas putus dengan adegan yang paling mengenaskanpun Jungkook masih mengingatnya dengan jelas.
"Eugh." Lenguh Yerim, dahinya sedikit berkerut.
Jungkook senyum. Terus nyubit pipinya Yerim.
"Aduh!" Yerim mengelus pipinya tanpa membuka matanya.
"Bangun dek."
Yerim yang mendengar suara Jungkook langsung duduk dan merapikan rambutnya. Mengelap area bibirnya juga, takut kalau ada bekas liur disana.
Kan malu kalau mantan tau Yerim ngileran anaknya.
"Kamu laper?"tanya Jungkook yang sekarang duduk disamping Yerim.
Yerim kaget. "Eh, lo kok duduk sini sih?! Balik ke ranjang sana! Kan lo lagi sakit." Usir Yerim dengan ramah.
Bukannya menuruti. Jungkook malah mendekatkan wajahnya ke wajah Yerim. "Cieee yang perhatian sama mantan~"
Sumpah, Jungkook nyebelin.
Yerim mengosek kepala Jungkook. Sebel juga sih kalo deket sama cowok songong kayak Jungkook. Tadinya aja manis, terus nyebelin lagi.
"Sakit yer. Argh!!" Jungkook meremas rambutnya.
Bahkan mata Jungkook terkatup rapat, dia meringis ringis kesakitan.
Yerim gelagapan, dia bingung. Dia merasa bersalah juga. "Aduh kak maaf! Sakit ya?" Yerim panik.
Perlahan Yerim melepas tangan Jungkook yang menjambak rambut pria itu sendiri. Diganti dengan tangannya yang mengelus elus rambut Jungkook, ditiupin juga biar sakitnya cepet reda.
Hap
Jungkook meraih kedua tangan Yerim yang sibuk membelai rambutnya. Menguncinya rapat rapat dengan kedua tangan besarnya.
Yerim melotot. "Lepas!!" ronta Yerim.
"Diem. Nggak diem aku cium nih." Ancam Jungkook dengan menatap serius mata Yerim.
Yerim kicep, nggak mau banyak ngomong.
Sejurus kemudian, Jungkook ketawa. Ketawa melihat tingkah laku Yerim yang diancam langsung diem kayak anak kucing begini. Bikin Jungkook tambah gemes.
"Kok ketawa sih?!" protes Yerim dengan wajah masamnya.
"Kamu ngegemesin sih dek."
"Serah." Yerim memalingkan mukanya.
Jungkook tergoda.
Cup
Yerim menoleh saat Jungkook mengecup singkat pipinya.
Cup
Mata Yerim membulat saat Jungkook mengecup kilat bibirnya.
Jungkook mendekat dan tubuh Yerim kaku. Semakin mendekat dan semakin kaku pula tubuh Yerim.
10cm
8cm
5cm
"Sate pesenan udah dateng!!!!"
"Bazengg!!!!"
"Huanjayyy!!!"
"Mau cipokan jangan disini kook!!"
•••••
Ganggu mulu pasukan kentut - jjk
Gue belum siap yawlaaaaa - kyr
Happy birthday buat yayang akuuuuu Happy jungkook day
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.