"Audisi?" Souchiro menatap layar proyektor bingung.
"Kau ingin memanfaatkan Misa?." Light menatap L sambil melongo.
"Itu tidak boleh." Larang Soichiro.
"Dia hanya akan ikut audisi seperti biasanya." L duduk kembali.
"Kita akan menggunakannya untuk menyelinap ke perusahaan Yotsuba, karena kita butuh strategi untuk ungkap hubungan mereka dengan "Kira"."
Light menatap Matsuda sambil berbisik.
"Apa dia selalu bertingkah seperti ini?."
"Dia memutuskan dengan sesuka hatinya." balas Matsuda.
Watari menaruh 2 pakaian berbeda di hadapan Light, diatas meja.
"Ini bukan pertama kali L berbuat sesuka hatinya."
"Sudah kubilang, kita akan menyelinap, kan?." Kata L dengan senyum iblisnya.
"Aku yang melakukan???." Light tampak shock dibuatnya.
"Aku Matsui Taro, Matsui Taro, Matsui Taro..."
"Hoi Matsuda" panggil Aizawa
"Hai" balas Matsuda gugup.
"Jangan jawab "iya", bodoh!" omel Aizawa. Matsuda menundukkan kepalanya.
"Namamu sekarang itu Matsui Taro!."
"Sumimasen!" jawabnya lantang.
Light, Misa, dan Matsuda memasuki gedung kemudian mereka pun segera menaiki lift sesudah mereka meminta ijin pada seorang resepsionis.
"Misa," panggil Matsuda dengan gugupnya.
"Ya, Matsuda-san?"
"Aku jadi takut," Matsuda polos
"Relax, bersikap seperti biasa saja, Matsuda-san." ujar Light pelan-pelan.
Sesampainya di lantai 25, Matsuda & Misa menuju ruang audisi, sedangkan Light menuju toilet.
"Mohon bantuannya. Saya Matsui Taro dari Briliant Entertainment." sapa Matsuda dengan ceria sambil menyalami 4 pewawancara dan memberi mereka kartu nama palsu.
"Aku Misa Amane, mohon bantuannya." sapa Misa sambil membungkukkan badan.
"Dimana rekan anda yang satunya lagi?."
"Perutnya sakit, jadi dia pergi ke toilet dulu." Matsuda berbohong.
"Pak Manajer, silakan meninggalkan ruangan ini."
"Matsuda gunakan alasan itu untuk keluar." ucap Soichiro.
"Tidak, sebelum mereka mencurigaimu, ambil tas mu dan pergi."
"Tapi videonya,"
"Watari, ubah channel nya."
"Baik." Watari langsung mengubah channel nya.
Seketika itu handsfree milik L berdering. L segera meraih handsfree nya kemudian mengangkatnya.
"Halo, L disini."
"Halo L-kun, aku mau ke markas hari ini, boleh? Aku bawa sushi, lhooo."
"Boleh. Aku menunggumu daritadi, lama sekali."
"Bawel! Yang penting aku datang, kan?!." Nabila sebal.
"iya, kamu benar."
"Daaah, L-kunn." Nabila mematikan sambungan teleponnya.
"Light-kun, persiapannya?" L kembali memantau Light yang baru keluar dari toilet dan menyamar jadi seorang cleaning service Yotsuba.
"Tidak masalah." balas nya singkat.
"Aku hanya ingin beri tahu, ruang pertemuannya ada di lorong di pintu kedua sebelah kanan." L memberi intruksi.
Light berjalan belok ke kanan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Death Note: Love Life
Mistero / ThrillerL. Lawliet jatuh cinta saat sibuk menyelidiki Kira, Light Yagami punya rencana licik. Kemunculan Beyond Birthday yg tidak diduga! Cerita fiksi dari Death Note drama series 2015
