IT ALL ENDS bagian: 2

329 16 0
                                        

#To-oh University

Gadis-gadis tampak mengerubungi Beyond sebelum jam kuliah kedua dimulai. Nabila hanya duduk dikursinya sambil mendengus lalu mengambil sebuah buku dari tasnya.

"Ryuga-kun manis kyaaa"

Beyond hanya tersenyum dibuatnya. Seorang gadis cantik menghampirinya.

"Hello, kudengar kamu murid pertukaran ya?"

"Ya begitulah," Beyond tersenyum lebar lalu meraih salah satu tangan gadis itu.

Nabila berhenti membaca bukunya, diam-diam mengamati Beyond dari kejauhan. Tangan nya menyenggol buku dengan sengaja hingga bukunya jatuh.

BRUGGH

Beyond langsung menoleh ke arah Nabila dengan senyum usil.

"Sepertinya ada yang cemburu"

Semua gadis-gadis tertawa. Nabila melirikkan matanya ke seorang laki-laki berkacamata. Lelaki berkacamata itu heran karena di perhatikan.

"Maaf, Apa?"

"Bukan apa apa"

Nabila langsung saja mengemas barang-barang dan beranjak pergi. Beyond berlari ke arah pintu keluar dan menghalangi Nabila.

"Nabila-chan"

"Biarkan aku pergi!"

"Kau cemburu?"

"Berisik! Awas!" Nabila menatapnya sinis.

Beyond tersenyum simpul sambil menyingkir dari hadapan Nabila. Nabila membuka pintu kemudian keluar kelas.

Light menuruni tangga kemudian langsung menuju ruang makan. Sayu terlihat sedang makan telur mata sapi & beberapa lembar roti tawar.

"Pagi, kak!"

"Ah, pagi Sayu. Ayah sudah berangkat?"

"Iya, 5 menit yang lalu dia sudah berangkat"

"Oh begitu." Light mengambil piring & mengambil telur mata sapi.

Sayu sudah menghabiskan makanannya, minum susu lalu beranjak dari meja makan.

"Aku berangkat!"

"Hati-hati!"

Light menyambar koran di atas meja dan mulai mencari berita kriminal. Dia memicingkan matanya seolah mengetahui sesuatu.

Gambar & berita seorang pria yang tak asing lagi baginya.

"Beyond Birthday... narapidana pembunuhan beruntun di Los Angeles tahun 2013 kabur dari penjara Tokyo"

Light menelan ludahnya sendiri lalu menyunggingkan senyum iblisnya.

"Jadi, kembaran L adalah seorang pembunuh ya? Hufft. Saatnya untuk mengadilinya" Light langsung berlari menaiki tangga, menuju kamarnya dan mengambil sebuah buku Death Note warna merah dari lacinya.

Light menarik kursinya dan duduk. Ia meraih sebuah bolpoin dan memencet ujungnya.

"Beyond Birthday ya? Cih, dia repot-repot menyamar jadi B. Brandon, kupikir dia lebih pintar dari L, ternyata bodoh juga." Ucapnya dengan senyum.

Beyond pergi menuju tempat yang sepi dan mengeluarkan sesuatu dari tasnya.

"Khu khu khu Light Yagami, kau tak bisa bunuh aku. Aku tak sebodoh itu." Beyond memegang Death Note warna merah yang 'asli'

#Flashback

"Watari, awasi sekitar..."

"Iya, baiklah" Watari mengangguk disertai dengan senyum.

Death Note: Love LifeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang