Waktu cepat sekali berlalu , Bambam dan Hyeri sudah hampir satu bulan menjadi sangat akrab. Bambam selalu berkunjung ke kedai bibi Hana untuk menjadi pelanggan lalu menemani Hyeri seperti biasa. Bahkan bibi Hana kini sudah tidak terkejut setiap saat dikunjungi oleh Artis seperti Bambam , karena memang bukan hanya Bambam saja yang berkunjung di tempat nya. Mengingat jarak usaha nya yang tidak jauh dari gedung JYP Ent building , sangat mungkin untuk seorang Taecyon 2PM dan artis besar yang lain mengunjungi kedainya.
Hari sudah menunjukan pukul 12.00 . Hyeri sudah mengakhiri kelasnya pagi ini. Ia seperti biasa akan pergi bekerja di tempat bibi Hana. Ponselnya berdering saat dia sampai di parkiran kampusnya.
"Hyeri-ya!" Pekik suara seseorang di ujung sana.
"Bambam! Ada apa?" Tanya Hyeri sedikit antusias.
"Aku ingin bertemu denganmu sekarang, datanglah ke rooftop kampus."
"Sekarang?" Tanya Hyeri memastikan. Dia terpaksa mengurungkan niatnya untuk berangkat kerja.
"Oke tunggu aku disana." Hyeri mematikan sambungan telefon nya,lalu bergegas menunggalkan tempat itu. Ia berjalan melihat kesana kemari jika ada orang yang mengikuti nya. Ini akan menjadj masalah besar jika seorang artis seperti Bambam bertemu berdua saja dengan seorang gadis biasa sepertinya. Jika agashe tau , habislah riwayatnya,batin Hyeri.
Namun belum juga ia menaiki tangga menuju rooftop, tangannya ditarik oleh sesorang yang membawa nya mengikuti orang tersebut menuju ke lorong kecil disamping tangga.
"Mark?!" Pekik Hyeri saat menyadari Mark lah yang membawanya , lebih tepatnya memaksanya ketempat itu.
"Sssttt jangan berteriak." Mark mengisyaratkan Hyeri untuk tetap tenang dengan meletakan jari telunjuk dibibirnya.
Hyeri yang notabene nya adalah fans dari Mark pun mengikuti perintah tersebut. Ia lalu menatap bingung ke arah sang pria tampan itu.
Seolah mengerti akan tatapan Hyeri, Mark mulai berbicara.
"Maaf dengan sikapku barusan, aku hanya tidak ingin orang lain melihat." Ucap Mark seraya menatap Hyeri tepat di manik matanya.
Hyeri dibuat salah tingkah oleh tatapan Mark itu. Ia seketika merinding merasakannya. Diluar memang sangat dingin, tapi ia merasa panas di tempat ini , sangat panas.
"Hyeri , maafkan aku mungkin ini terlalu cepat. Bahkan aku tak sedikitpun mengerti, aku berusaha memendamnya tapi justru aku dibuat gila. Aku tau kau tidak akan mungkin mau, tapi setidaknya aku sudah berusaha mengatakan nya padamu. Aku sungguh bisa gila. Ini bukan aku yang sebenarnya, aku kenapa bisa seceroboh ini." Mark menundukan wajah nya, namun Hyeri tau wajah Mark kini terlihat sedih dan bingung. Bahkan nampak sekali matanya berkaca-kaca.
"Sebenarnya ada apa oppa?" Tanya Hyeri hati-hati.
"Apa aku salah jika aku ,menyukaimu." Mark mendongakkan kepalanya saat ia mengatakan kata 'menyukai' ,ia menatap lekat wajah Hyeri. Air wajah Hyeri benar-benar sangat bingung dan terkejut.Badannya menegang shock akan kalimat Mark.
Mark menepuk pundak Hyeri lalu menariknya agar lebih dekat dengan badanya.
"Kau tidak usah menjawabnya, aku tau kau tidak akan mau." Ucap Mark dengan suara parau.
Hyeri kehabisan kata-kata , ia benar-benar tekejut dan tidak percaya. Padahal untuk di peluk saja dengan Mark itu sudah lebih dari cukup bagi seorang fans sepertinya. Tapi , apa ini bercaanda seorang Mark Tuan menyukai Lee Hyeri? Batinnya.
YOU ARE READING
THE LIGHT - Bambam GOT7 FF
Fanfiction"Kamu adalah cahaya untukku, dan aku adalah bayanganmu." "I don't care what people say, and i just wanna be with you." Aku Lee Hyeri, aku hanya lahir sebagai seorang fans didunia ini. Namun , Tuhan terlalu baik menggambarkan ku takdir yang tak perna...
