Drrrt Drrt
Ponsel Hyeri pagi ini sudah berdering ke 11 kalinya. Namun tak ada tanda-tanda dari gadis itu bangkit dari tidurnya. Sampai saatnya dering yang ke 12 membuatnya terpaksa mencari letak ponsel itu.
Dengan mata yang masih terpejam ia mengangkat panggilan masuk itu.
"Yeoboseyo?" Tanya nya dengan suara yang serak. Ia masih nyaman dengan posisi tengkurapnya.
"Kau dimana ? Aku ingin minta bantuan," jawab suara dari seberang telefon, suara pria yang tak asing itu terlihat sedikit tergesa-gesa.
"Nuguya?" (Siapa)
"Jaebum."
"Jaebum GOT7?" Seketika matanya yang masih terpenjam kini terbuka lebar sangat lebar, ia tak percaya Jaebum menelefonnya. Padahal mereka baru saja berpisah beberapa jam yang lalu saat Hyeri pamit pulang dari dorm. Sebelum Hyeri pulang, JB memberikan kalung id card crew untuk gadis itu.
"Iya, cepat kemari ini 911. Bisa kan?"
*
Dalam perjalanan menuju dorm Hyeri tak henti memikirkan apa yang sebenarnya terjadi di dorm sampai mereka meminta Hyeri datang bukan malah manager atau assisten mereka.
Hyeri melajukan motornya dengan sangat kencang, padahal ia baru saja tidur 3 jam namun sudah harus bangun awal demi menuruti perintah seorang Im Jaebum. Bahkan kini kantung matanya sudah berlipat-lipat, dan dia tidak lagi mengira bahawa panda itu lucu semenjak hari itu.
Bel dorm berbunyi, menandakan Hyeri sudah diada dipintu depan. Namun tak ada satupun yang menyahut atau suara langkahan kaki mendekat. 10 menit telah berlalu , ia masih berdiri didepan pintu dorm. Baru saat itu ia terfikirkan untuk menelefon Jaebum.
Nada panggilan berbunyi cukup lama,
"Angkat Jaebum-ssi!" Gumam Hyeri sambil menggigit-gigit bibir bawahnya.
Terdengar sautan dari ujung telefon, namun suaranya sangat bising.
"Yak! Oppa kau dimana ? Kenapa tidak dibukakan?" Ungkap Hyeri segera saat telefon diangkat.
"Hyeri-ssi maafkan aku, kami sudah berangkat pertemuan dan penandatangan kontrak dengan rumah studio album kami. Sekarang dalam perjalanan, dan aku kelupaan memberi tahumu. Mianhae," jawab Jaebum dengan suara bersalah.
"Lantas kenapa tadi kau menelefonku?"
"Bambam tidak mau bangun tadi dan kami khawatir kami kira dia pingsan." Ungkap JB sangat polos.
Hyeri terkekeh geli "Yasudah aku akan pulang ke apartㅡ"
Jaebum memotong ucapan Hyeri "Kau kan sudah jauh-jauh dari apartmen , lebih baik kau di dorm saja. Sebagai permintaan maaf ku karena kesalahanku."
Saat Hyeri ingin berkata ,JB menimpali "Jangan menolak! Sudah ada makanan di lemari es dari manager tadi pagi. Password 7771."
"Daaa Hyeri," terdengar suara Bambam memanggil-manggil nama Hyeri dari seberang telefon namun Jaebum sudah mematikannya.
Hyeri mulai menekan password dorm, dan membuka pintu dorm memasukinya. Ia melihat kembali sekeliling dorm, tempat yang semalam ia jamahi ini adalah tempat dambaan fans GOT7 manapun. Ditempat ini para member melakukan aktivitasnya, bercerita, tertawa, bertingkah konyol, saling beradu pendapat dan yang lainnya. Dan kini seorang fans biasa seperti Lee Hyeri bisa dengan mudah keluar masuk dorm tersebut. Betapa bersyukurnya dia.
YOU ARE READING
THE LIGHT - Bambam GOT7 FF
Fanfiction"Kamu adalah cahaya untukku, dan aku adalah bayanganmu." "I don't care what people say, and i just wanna be with you." Aku Lee Hyeri, aku hanya lahir sebagai seorang fans didunia ini. Namun , Tuhan terlalu baik menggambarkan ku takdir yang tak perna...
