Kai tersenyum licik sambil mengarahkan korek tersebut kearah Sehun. Tapi, ia langsung mengurungkan niatnya.
"Kenapa Kai? Apa kau tidak jadi membakar kakinya? Apa kau sekarang kasihan padanya?" Tanya Tao saat melihat Kai menghentikan perbuatannya.
"Ckkk.. Kasihan padanya? Jangan bermimpi, sampai aku matipun aku tidak akan kasihan padanya" jawab Kai sambil menendang kaki Sehun.
"Lalu kenapa kau berhenti? Ayolah aku sudah tidak sabar melihat anak jalang ini menderita" rengek Tao
"Ckk... Aku tidak akan membakar kakinya. Aku punya permainan yg jauh lebih seru. Kau pikir kenapa dirinya begitu dicintai oleh fans?" Tanya Kai.
"Molla..." Jawab Tao polos
"Cih.. Dasar tidak punya otak!!! Tentu saja karena wajahnya. Mereka bilang jika wajah Oh Sehun sangat tampan bukan?? Bagaimana jika kita bakar saja wajahnya? Biarkan wajahnya rusak agar fans merasa jijik dan Sehun si anak hina kehilangan fansnya hahaha" ucap Kai tertawa jahat.
"Mwo?? Apa itu tidak berlebihan??" Ucap Tao kurang setuju dengan usul Kai.
"Apa kau sekarang membela anak ini?? Itu adalah harga yg pantas. Hidupnya itu sangat menjijikkan... Jadi kita buat semua orang yg melihat Oh Sehun menjadi jijik dengan wajah terbakarnya. Hahaha"
Kai tertawa licik, sedangkan Sehun yg mendengar perkataan Kai langsung gemetar ketakutan. Ia tidak berani membayangkan saat Kai membakar wajahnya.
Cklekk...
Kai mulai menyalakan korek itu kembali dan mengarahkannya pada wajah Sehun. Sehun yg panik tampak memberontak dan berusaha menjauhkan korek itu dari wajahnya.
"AAAAARRGGGHHH... APPO...."
Kai meringis kesakitan saat api dari korek tersebut malah mengenai tangannya. Rupanya Sehun tanpa sengaja mendorong Kai sehingga api tersebut malah melukai Kai.
"KAUUU!!!! KAU BERANI MELAWAN ANAK JALANG??? BAHKAN KAU MELUKAIKU??? DASAR IBLIS TIDAK TAHU DIRI!!!!" Teriak Kai marah.
"Kai... Aku tidak sengaja... Sungguh maafkan aku... Aku... AAAAARRRGGHHH...."
Kai memukul Sehun dengan pipa besi yg ada dibalkon dorm. Ia tampak seperti orang kesetanan yg ingin segera menghabisi Sehun. Bahkan Tao saja sampai bergidik ngeri melihat kemarahan Kai yg begitu meluap-luap.
"Rasakan ini anak jalang.. Dasar iblis!!! Mati saja kau!!! Pergilah menuju eommamu yg hina itu ke neraka!!!!"
"Aaaarrgghh... Kai... Ampun... Kai.. Aaarrrrgghhh.... Kumohonn... Aaaarrggghh..."
Kai tidak peduli dengan jeritan Sehun. Ia malah tertawa bengis dengan penderitaan Sehun. Bahkan mungkin kulit putih Sehun yg tidak tertutup perban berubah menjadi merah karena pukulan tersebut dan jangan lupakan perban yg melilit tubuh Sehun juga sudah berubah warna menjadi merah karena kulit Sehun mengeluarkan darah, sepertinya pukulan Kai benar-benar sangat keras.
"Aaaarrgg... Ampuun... Kumohhhoonn... Hiksssss.... Ammpunnn Kai... Hiksss... Aaaarrgghhh...."
Bugh...
Kai memukul keras dada Sehun dengan mengggunakan pipa besi tersebut sampai Sehun muntah darah dan langsung pingsan seketika. Tapi rupanya Kai belum cukup puas dengan semua siksaan yg dia lakukan pada Sehun. Kai tetap saja memukuli Sehun walau Sehun sudah terkapar tidak berdaya.
Braaakkk....
"Kaaaaaii... Hentikannn!!!"
Kris mendorong tubuh Kai sampai Kai terjatuh. Suho yg datang bersama Kris langsung menghampiri Sehun dan memeluk Sehun. Ia tidak peduli jika pakaiannya terkena darah Sehun.
KAMU SEDANG MEMBACA
POOR MAKNAE (COMPLETED)
FanfictionKisah tentang dibalik layar panggung member EXO. Tentang perilaku mereka sehari-hari yg menyimpan sebuah rahasia dari publik Tidak semua apa yang publik lihat adalah kenyataan, dibalik semua yg ditunjukkan member EXO kepada publik,, itu hanya sandi...
