*Di part sebelumnya saya lupa jelaskan, di sini zombie itu bisa merubah manusia jadi zombie, tapi waktu yang di butuhkan cukup lama yaitu 6 jam setelah di gigit. Dan Indonesia termasuk tim ini udah punya vaksinnya untuk menghentikan perubahan itu (Jelasnya nanti ada di beberapa part lagi), tapi ga bisa ngerubah zombie itu jadi manusia. Jadi kalau udah jadi zombie ya udah ga bakal bisa berubah lagi jadi manusia.
"Siap Letnan, akan langsung saya sampaikan pada semuanya."
Pada pagi yang seperti biasanya, sudah terdengar suara Naomi sedang berkomunikasi dengan seseorang di seberang sana. Sementara anggota yang lain masih berleha-leha atau sedang melakukan aktivitas mereka masing-masing. Namun hari ini mungkin akan kembali menjadi hari yang merepotkan bagi mereka.
"Yankee Bravo semua berkumpul..!!" teriak Naomi yang sudah selesai melakukan komunikasinya dengan seseorang.
"Siapp..!"
"Baik saya akan menyampaikan perintah langsung dari Kinal. Dia menyampaikan bahwa hari ini ia dan anggotanya tidak akan kembali ke markas ini, melainkan kita yang akan menyusul mereka ke sana karna ada sebuah misi yan di berikan pada regu kita." Jedanya.
"Ada pertanyaan?" lanjut Naomi bertanya.
"Misi apa Mi?" tanya Melody.
"Kinal belum memberi tahu misi apa yang akan kita jalankan, Kinal hanya memberi tahu bahwa kita ke sana dengan kekuatan penuh dan persenjataan lengkap. Ada lagi?"
"Pakai kendaraan apa?" tanya Lidya.
"Perasaan pas Kinal ga pada banyak yang nanya-nanya dah." Ucap Naomi sangat pelan dengan wajah malas.
"Anoa aja Lid biar ga mencar-mencar." Jawab Naomi pada Lidya.
"Intinya udah ayo kita berangkat aja dulu, sekarang semuanya bersiap segera." Perintah Naomi.
Tak lama sebuah panzer anoa keluar dari basement mall FX sudirman menuju arah istana merdeka, dengan Lidya berada di kemudi dan Dhike menjadi penembak dengan senjata mesin yang berada di atap panzer. Tidak seperti biasanya, jalanan yang biasa di penuhi zombie-zombie kini sangat bersih dan tak terlihat satu zombie pun berkeliaran di jalan. Hal itu sangat membuat mereka curiga karna hal yang sangat tidak biasa itu.
"Heh, lu pada kok ga curiga sih sama jalanan hari ini?" tanya Dhike yang tiba-tiba saja berjongkok di tempatnya tadi berdiri memegang senjata mesin.
"Wey ga ngagetin juga bisa kali, dasar pentol korek." Kaget Lidya yang sedang mengendarai panzer.
"Bodo amat, gw ga ngomong sama elu satpam FX." Balas Dhike.
"Aneh gimana Khe?" tanya Veranda.
"Ya biasanya kan pas kita jalan, satu dua zombie mah pasti ada. Lah ini satu biji pun ga ada sama sekali."
Mendengar itu pun semua yang ada di panzer pun reflek bersamaan melihat ke arah luar jendela kecil yang berada di dalam panzer.
"Iya juga sih, biasanya kan pasti ada walau bentuknya kaya anak ilang sendirian doang muter-muter." Kata Yona.
"Yaudah biarin aja dulu, yang penting kita ke istana dulu buat cari tau apa yang terjadi." Ucap Naomi di tengah kebingungan tim nya.
Panzer yang mereka gunakan pun kini telah sampai ke area istana tanpa ada gangguan atau hambatan sedikit pun selama di perjalanan. Setelah melewati beberapa pemeriksaan, Lidya pun langsung membawa panzernya ke tempat mereka biasa parkir. Dan benar saja, sudah terlihat Kinal dan Viny yang menunggu mereka di sana dengan seragam lengkap walau belum membawa senjata.
"Haii semua apa kabar?" sapa Kinal pada teman-temannya yang baru turun dari panzer.
"Baik Kinayyy..." jawab Veranda, semuanya pun terdiam termasuk juga Kinal yang melongo mendengar celetukan Veranda.

KAMU SEDANG MEMBACA
Regu Intai 1 Yankee Bravo
FanficBagai mana jika pulau jawa di serang oleh pasukan zombie?? Siapa yang menciptakan mereka?? Dan bagaimana cara musnahkan mereka??