BERTEMU

160 6 1
                                    

Pagi ini seperti biasa ,ya aku  sudah biasa dengan tugasku  sudah hafal dengan beberapa kamar dan banyak peraturan yang lain..
Rencana pagi ini aku mau menemani laila ...
Katannya sudah beberapa hari ini dia agak kesusahan mengurusi tuan muda Abelart dan putri Alea,
Dia meminta bantuanku siapa tau bisa daiatasi kata Laila
Laila bertugas menjaga mereka berdua ,disaat mereka pulang sekolah atau berada di rumah

Ketika bertemu pertama,

"Alea ,aku kasih tau hal lucu mau kata Abelart pada adiknnya

Alea hanya mengangguk angguk kecil sambil tersenyum lucu,

Lihat ya..

He you Kirdun Laila,Qolbun......dll..

Laila yang tidak tau hanya senyam senyum saja..
Sedangkan adik kakak itu tertawa puas mereka berdua

Aku yang mendengarkannnya rasanya tak terima temanku dibilang begitu
Aku dekati mereka lalu

Maaf Tuan muda Abelart,tau dalam salah satu ayat di Al Hujarat  jika kau memanggil dengan panggilan yang buruk maka di hari akhir kau juga akan dipanggil yang sama

Abelart terdiam ..

Itu sungguh tidak lucu tuan muda memangil Laila dengan nama nama hewan
Laila menutup mulutnya seolah tak percaya

Ana Rasa tuan muda tau harus berbuat apa kataku sambil sedikit  meliriknya

Lalu dengan rasa bersalah di matannya  ia berkata dengan berat

Im so sory aunt  Laila katannya sambil berlalu
Alea mengikutinnya dri belakang sambil berlari kecil

Duh Hanifa kamu berani sekali!!! kata Laila..

Sudah keterlaluan La,coba kalau sampai syeh Hamdan tau anaknnnya begitu pasti juga marah kataku

Laila diam saja,sambil menarik nafas,seolah meng-iya kan,..

Gini gini agak bisa bahasa arab dikit dikit La,dulu pernah di pesantrenn walau cuma 3bulan hehe kata ku asal

Laila tersenyum dan bilang terimakasih ..

Sudah ya aku mau ke tempat kerjaku,kayaknnya bakalan ngambek mereka berdua la,mending dipakai kerjaan yang lain dulu kataku..

Sambil bergegas aku punya tugas bersihin perpustakaan tuan muda Hunaif,
Hmm..lumayan bisa sambil baca nih dalam hati
Tempat favoritku banget,tempat yang luas di tambah jendela kaca menghadap taman

Sambil baca bisa sambil tiduran sebentar  kataku...berhayal

Setelah selesai membersihkannya,aku mulai mencari buku yang aku suka,banyak biografi tokoh terkemuka di dunia,seru bacannya
Aku agakk tenang di ruangan ini karena jarang sekali yang mengunjungi
Tuan muda Hunaif jarang sekali pulang ke rumah
Selama aku kerja satu bulan disini baru pulang satu kali itu pun cuman dua hari berada di rumah

Ambil membaca tiba tiba aku tertidur....karena udara sejuk dan pemandangan indah
Tiba tiba ..

Kenapa kamu disini!!!
Aku meloncat dan segera berdiri..
Im sorry sir..
Saya tertidur...
Sambil terus menundukan kepala..
Aku bersegera bergegas keluar..
Rasannnya sperti tersambar petir menndengarnya tadi...
Hai!!!
What are you doing????
Kembalikan bukuku..!!!
Ups kenapa buku ini terbawa di tanganku
Lalu kuletakan pelan pelan  di meja kecil terdekat sambil terus menunduk..dan berlalu pergi...

Tanpa Hanifa sadari dia sudah diamati dari tadi
Sebelum ia dibangunkan..

Hanifa bergegas pergi ,jantungnya masih berdetak dengan keras nafasnnya pun masih belum teratur
Huffffffff......hampir mati rasannnya kata hanifa..
Bagaimana ia bisa tidak tau kalau tuan muda hunaif ada di rumah
Biasannya Umi sofia memberi taunya..

Hunaif Love Hanifa...???Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang