Bisa saja yang tidak berarti untukmu, berarti untuk orang lain.
Saya marah terhadap kamu yang tidak paham. Saya marah terhadap kamu yang berbeda. Saya marah terhadap kamu yang menganggap saya bukan siapa-siapa lagi. Tapi, saya cuma bisa tertawa gamang, seakan semua 'biasa saja'. Sebut saja saya naif atau apa, saya tidak peduli. Kamu memang berhak melakukan apapun, berarti saya berhak juga 'kan melakukan apa yang saya mau?
Bisa saya meminta kamu kembali?
Ah, saya lupa. Kamu tidak berminat untuk kembali.
Tertanda,
Biskuit Gandum
KAMU SEDANG MEMBACA
Teriakan Aksara Rasa
PoesiaSebatas rasa dan kata yang memberontak, lalu bebas. Sc : Pinterest. #23Puisi 7-07-2018 #1Sastra 27-07-2018 #1Words 19-08-2018 #1Bebas 24-11-2018 #2Diksi 24-11-2018 #4Words 24-11-2018 #1Kontemplasi 17-07-2019
