Chapter 5 _ Real Story

4.4K 488 25
                                        

Vote ya!!!

Warning!!! Chapter ini kebanyakan dialog dan bahasa membosankan

.

.

Yeri terdiam kaku di sebelah sang atasan. Setelah kejadian Jungkook yang membicarakan hal aneh dan berakhir memberinya kecupan di kening. Lelaki itu menarik tangan Yeri yang mematung menuju mobil sport merahnya. Menggerakkan tubuh si gadis yang seperti tak memiliki nyawa karena terus terdiam dengan pandangan kosong.

Dan di sanalah mereka. Duduk berdampingan di dalam mobil yang melaju pelan membelah jalanan kota di sore hari. Dengan Jungkook yang fokus pada kemudi, dan Yeri yang tertunduk diam. Hanya keheningan yang menyelimuti mereka selama hampir sepuluh menit berkendara.

Yeri menghela nafas pelan, sangat pelan agar lelaki di sampingnya tak menyadari. Gadis itu terlalu bingung dengan apa yang terjadi hari ini. Sikap sang atasan yang menurutnya aneh, juga perasaannya sendiri yang tak terbaca. Jujur saja, sebenarnya dia kesal pada tingkah lelaki itu.

Bukankah aneh?! Saat seseorang yang baru kau kenal selama satu minggu memperlakukanmu seolah sudah lama mengenal. Terlebih sikap yang ditunjukkannya, seperti kalian memiliki sebuah hubungan yang spesial. Yeri berpikir! Mungkin saja atasannya itu tertarik pada dirinya. Tapi setelah di telaah lagi, menurutnya lelaki itu terlalu frontal menunjukkan perasaannya.

Lagi pula, dari gossip yang ia dengar tentang atasannya itu. Jeon Jungkook adalah seseorang yang tak pernah terlibat dengan wanita. Bahkan tak sedikit dari mereka yang menganggap bahwa lelaki itu memiliki penyimpangan sex. Dan itulah yang membuatnya kembali berpikir, benarkah lelaki di sampingnya itu tertarik padanya?!.

" Yeri! " Panggil Jungkook lembut.

Gadis itu masih tak bergeming, terlalu larut dengan pemikirannya. Jungkook melirik sekilas pada gadisnya dan tersenyum tipis ketika mendapati sosok cantik itu masih diam. Dia mengarahkan tangan kanannya untuk menyentuh bahu sang gadis dan kembali menyerukan namanya.

" Kim Yeri! "

Yeri tersentak saat merasakan tangan besar menyentuh bahu kirinya pelan. Dia menoleh, mendapati Jungkook yang tersenyum tanpa mengalihkan tatapannya pada jalanan di depan. Gadis itu hanya membenarkan posisi duduknya tanpa mengeluarkan kata.

" Apa yang sedang kau pikirkan hingga melamun Yeri? " Tanya Jungkook.

Mendengar itu, Yeri menggeleng pelan dan memasang senyum yang lagi-lagi canggung. " Bukan apa-apa! " Balasnya pelan. Namun kemudian, dia menoleh cepat menghadap sang atasan. " Tapi, kenapa tadi anda memanggil saya Yeri? " Tanya gadis itu heran.

Jungkook sempat tersentak kaget, namun segera menormalkan ekspresinya dengan mengembangkan senyum tipis. Dia menghentikan mobilnya saat telah sampai di basement gedung kantor mereka. Tak langsung membuka kunci otomatis, Jungkook menghadapkan diri pada gadisnya. Menatap lembut Yeri yang masih memasang raut heran dan menuntut penjelasan.

" Memang apa bedanya? Yeri atau Yerim! Bukankah terdengar sama?! " Ujar lelaki itu santai.

Yeri mengerjap, sejenak memikirkan apa yang lelaki itu ucapkan. Tapi kemudian, gadis mengedikkan bahu acuh dan berniat membuka pintu untuk segera keluar dari mobil atasannya tersebut. Namun ia urungkan, kala merasakan lengannya ditahan. Yeri menoleh, menatap Jungkook untuk mengetahui alasan apa yang membuat lelaki itu menahannya.

" Jawab pertanyaanku dengan jujur... " Lelaki itu mengambil nafas dalam sebelum kembali melanjutkan kalimatnya. " Apa kau single? "

Yeri mengerutkan keningnya bingung. Haruskah ia menjawab pertanyaan yang menurutnya aneh dari sang atasan?!. Kemudian gadis itu berdehem pelan dan mulai membuka suaranya.

ETERNAL (2) || √Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang