Chapter 16 _ The Wedding

4.3K 443 21
                                        

Maaf lupa update...

VoMent Juseyooo

Happy Reading!!!

.

.

Yeri tersenyum menatap pantulan dirinya di cermin yang memiliki tinggi melebihi ukuran tubuhnya. Raut bahagia itu tak pernah surut dari wajahnya sejak beberapa jam yang lalu. Meski tak di pungkiri jika perasaan gugup juga menghantuinya sekarang. Tapi lebih dari itu, Yeri bahagia saat ini.

Gaun putih panjang yang membalut sempurna tubuh mungilnya hingga melebihi mata kaki. Gaun sederhana yang tampak mengagumkan meski tidak semewah gaun pengantin lainnya. Pundaknya yang terbuka, sedikit tertutupi oleh rambut panjang bergelombangnya yang memang di biarkan tergerai bebas. Di pucuk kepalanya terdapat tiara kecil yang indah, terselip bersama veil yang menjuntai hingga satu meter di lantai.

Yeri menunduk, sedikit mengangkat gaun panjanganya hingga menampakkan sepasang high heels setinggi dua belas senti dengan warna senada seperti gaunnya. Sepatu yang ia rancang sendiri untuk ia gunakan di hari spesialnya. Hari pernikahannya bersama lelaki yang sangat dicintainya – Jeon Jungkook.

Kurang dari satu jam lagi, acara akan di mulai. Pesta pernikahan yang cukup singkat dalam proses penyiapannya. Selain terhitung kurang dari satu bulan setelah Jungkook melamarnya di aula sekolah mereka dulu. Pernikahan yang terkesan terburu-buru itu juga melibatkan banyak pihak yang tidak dapat langsung bisa meluangkan waktu untuk hadir dan membantu dalam acara. Meski begitu, tidak ada yang tidak mungkin bagi seorang jeon Jungkook – si pewaris tunggal perusahaan besar tersebut.

Yeri sempat protes ketika Jungkook datang bersama ibunya dan Presiden Lee, di malam berikutnya setelah lamaran di aula sekolah itu. Bertemu Myungsoo dan juga kakak iparnya untuk melamar Yeri pada keluarga. Di lanjutkan pembahasan mengenai rencana pertunangan yang ternyata gagal dan di sepakati bersama untuk langsung menikah saja. Dan malam itu juga tanggal pernikahan telah di tentukan, yaitu tiga minggu dari hari tersebut.

Gadis itu meringis kecil ketika mengingat jawaban Jungkook ketika ia bertanya mengapa harus terburu-buru untuk menikah. Saat itu minggu pertama setelah tanggal di tetapkan, dan mereka tengah makan malam bersama di rumah sederhana milik si lelaki. Setelah seharian itu mereka habiskan untuk berkeliling keluar masuk butik demi mendapatkan gaun pengantin yang Yeri inginkan.

" Kenapa kau ingin sekali kita cepat menikah? " Tanya Yeri kala itu.

" Kau keberatan? " Dan Jungkook balik bertanya dengan raut datar sembari menyuap makanannya ke dalam mulut.

" Bukan begitu, aku hanya berpikir terlalu terburu-buru untuk menikah di saat kita belum yakin satu sama lain " Terang Yeri mencoba menjelaskan.

" Apa yang belum aku yakini dari hubungan kita? Kau masih tidak mempercayai perasaanku, Yeri? " Gadis itu menggeleng keras.

" Aku percaya pada perasaanmu untukku, juga perasaanku padamu. Tapi apa kau yakin akan menghabiskan sisa hidupmu bersamaku? Maksudku, lihat perbedaan di antara kita. Tingkatan kita di masyarakat berbeda, itu juga yang menjadi masalah kita dulu. Belum lagi kematian palsu yang ku lakukan pasti tidak mudah untuk di lupakan. Banyak gadis di luar sana yang mengharapkanmu selama ini, berusaha menarik perhatianmu dan mencoba segala hal agar bisa lebih dekat denganmu. Tapi kemudian aku tiba-tiba datang dan tanpa usaha apapun mendapat perhatianmu, sampai kini bisa memiliki dirimu.. "

" Apa ini tentang Han Yejin?! " Potong Jungkook yang saat itu mulai bisa menangkap ke mana arah pembicaraan gadisnya. Topik yang sama sejak awal mereka mulai menjalin hubungan saat SMA dulu – status sosial, dan itu sangat menyebalkan bagi Jungkook. Yeri lalu menghela nafas dalam dan kembali berujar.

ETERNAL (2) || √Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang