"Aisyah,lebih baik kita naik monorail saja lah, aku sangat lelah apalagi kemarin aku pulang malam."protes nakhu ketika aku meminta berjalan kaki saja ke big ben.
"Tapi nakhu-"
"Sudahlah,aku tau uangmu tidak cukup kan,untuk naik monorail,aku yang membayarnya tenang saja Aisyah."potong nakhu
"Baiklah terserah kau saja."
°
Setelah melalui perjalanan selama 3 menit kami pun sampai di menara big ben.Aku dan nakhu pun pergi mencari penjaga menara big ben sebab dia pasti tahu tentang sejarah menara big ben.
Ketika sampai di depan menara big ben,aku melihat sosok yang familiar dimataku,aku pun memutuskan untuk menghampirinya dengan menggeret nakhu yang mengomel-omel karena aku menariknya.
"Assalamualaikum."
"Eh, waalaikumsalam, Aisyah,right?"sahut pemuda yang ternyata itu benar Harris.
"Ya,senang bertemu denganmu lagi akhi,kenalkan ini temanku namanya nakhu."
"Hai namaku nakhu,siapa namamu?"ucap nakhu sambil mengulurkan tangannya.
"Hello,namaku Harris, senang berkenalan dengan mu."ucap Harris dengan menaruh tangannya di dada sebagai simbol untuk menghormati uluran tangan nakhu.
"Eh,maaf."
"Tidak apa apa."sahut Harris sambil menunjukkan lesung Pipit nya.
"Hei,Aisyah, kenapa dia tidak menyambut uluran tanganku,tidak sopan sekali."bisik nakhu.
"Bukannya dia telah menaruh tangannya di dada sebagai simbol untuk menghormati mu."sahutku dengan nada berbisik juga.
"Iya sih,tapi menurut ku itu tidak sopan, Aisyah."bisik nakhu dengan nada masih tidak terima.
"Sudahlah,nanti aku akan menjelaskan kepada mu."
"Baiklah."
"Maaf Harris aku mengabaikan mu."kataku dengan nada minta maaf.
"Tidak apa apa,kenapa kalian kesini? Sedang berjalan jalan?"tanya Harris.
"Tidak,kami sedang melakukan penelitian,bisakah kau menemukan ku dengan penjaga menara big ben?"
"Meneliti?"
"Yes."
"Sebaiknya kalian memakai makalah ku saja,aku telah meneliti menara ini,tapi jangan menulis seluruh nya."
"Iya aku tidak akan menulis seluruh nya,dimana makalah itu?"
"Makalah itu ada dirumah ku,ayo ikut aku."
"Eh."sahutku dengan nada ragu karena aku baru mengenal Harris.
"Tenang saja dirumahnya ada kakak perempuan ku,jadi kau tidak perlu takut."
"Baiklah."
"Ayo ikut aku."ajak Harris.
"Ayo nakhu."ajakku kepada nakhu.
Aku dan nakhu pun mengekori langkah harris menuju rumahnya.
============================
KAMU SEDANG MEMBACA
Assalamualaikum London
FanfictionKenapa sulit sekali menghapus mu dari hidupku? Kenapa setiap aku mencoba kabur dari mu kau selalu datang? Kenapa setiap aku mencoba menerima semua penjelasan mu itu terlalu sulit? === Ps: sebenarnya di London tidak terlalu rasis dengan muslim tapi d...
