. Tubuh lelahnya sudah terbaring ringan diatas Sofa berbahan empuk itu dengan Nyaman .
. Bahkan kancing Dasih dan Lehernya telah melonggar dengan berantakan .
. Dan rasa kantuk yang sudah dari tadi ia tahan seketika sirna ketika terngiang-ngiang oleh cerita Kyungsoo .
. Semakin difikir- fikir Jongin hampir tidak percaya, Bahwa rumah tangga Kyungsoo dan Sehun tidak bisa di bilang Harmonis .
. Dan tentang Sehun pun semakin membuat Jongin tidak habis fikir, bagaimana bisa dia bersikap seperti itu kepada Istrinya sendiri .
" Apa Sehun tidak mencintai Kyungsoo selama ini?" Ucapnya secara Frontal.
. Jongin pun menggeleng cepat menandakan ketidak benaran tentang dugaanya sendiri .
" Tidak,....Tidak,..... Pasti itu tidak benar! Bagaimana bisa Sehun mengambil keputusan menikahi Kyungsoo walaupun dia tidak perna mencintainya."
-----
4 Jam yang lalu.
19.00.
. Kyungsoo yang sudah memberi makan Malam Secan dan Jongin pun segera menyuruh putranya untuk mengerjakan PR yang belum dia kerjakan terlebih dahulu .
. Sedangkan Jongin yang masih betah di sana membuat Kyungsoo mau tak mau menerima keberadaan Jongin di Apartemanya .
. Mereka berdua pun asyik menonton Tv sambil menikmati beberapa camilan ringan .
. Sampai Akhirnya Jongin memberanikan diri untuk bertanya kepada Kyungsoo .
" Soo,...." Kyungsoo yang masih fokus di depan seketika menengok.
" Ada apa?"
" Boleh kah aku bertanya ?" Kyungsoo yang hanya memberi kode anggukan pun memberi lampu Hijau untuk Jongin bertanya.
" Kenapa kau membuang semua tentang Sehun ?" Kyungsoo yang menatap Jongin dalam diam pun seketika menghembuskan nafas beratnya.
. Butuh 2 menit untuk Kyungsoo memulai berbicara kembali, dan Jongin yang sedikit cemas melihat reaksi Kyungsoo hanya bisa diam menunggu wanita itu bicara .
" Awalnya ku fikir Oppa Sehun benar- benar mencintaiku, tetapi di awal pernikahan kami aku melihat keganjalan dalam sikapnya. Bahkan saat aku sudah hamil besar pun reaksi dan tanggapan Oppa benar- benar menjadi biasa- biasa saja, tetapi aku mencoba menghilangkan fikiran buruk itu dari otakku." Seketika itu Kyungsoo terdiam sebentar dan menengok kearah Jongin.
" Tetapi ternyata sikapnya semakin parah setelah Secan lahir! Dia bahkan tidak perna menggendong Secan maupun menciumnya ketika masih Bayi. Dia selalu pulang malam dalam keadaan mabuk atau kalau tidak dalam keadaan lelah setelah Lembur dari pekerjaanya, Oppa hanya tidak perna menyentuh Secan sama sekali. Dan yang membuat perasaanku semakin sedih saat Secan sudah berumur 2 Tahun, Oppa bahkan semakin jarang pulang dan hanya semakin sering tidur di luar rumah. Dan aku hanya sangat merasa Frustasi saat itu, bagaimana bisa dia semakin bersikap buruk seperti itu. Bagaimana bila Secan lebih besar nanti bertanya padaku, mengapa Ayahnya bahkan tidak perna berbicara padanya seperti Ayah teman-temanya yang lain." Air mata itu akhirnya terjatuh dan membasahi pipinya.
" Tetapi keadaan seketika berubah setelah Oppa mendengar kabar bahwa aku hamil lagi! Di situ sikap Oppa benar mulai menjadi perhatian dan semakin peduli terhadap Secan, Dan aku merasa hal itu merupakan
Berkah dari tuhan untuk rumah tanggaku." Jongin yang melihat jejak Air mata itu segera menghapusnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Stubborn.
Fanfiction(COMPLATE) ~Kim Jongin laki-laki yang pada akhirnya memperjuangkan cintanya pada Kyungsoo yang seorang single mom. ~kyungsoo yang hidup mandiri dengan putra semata wayangnya selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk pangeran kecilnya. ~Dan rah...
