. Suara tombol pintu itu berbunyi senada yang menandakan keberadaan Kyungsoo yang berada di depan apartemanya.
" Secan,...... Ibu pulang." Teriaknya setelah berada di dalam rumah dan ia segera melepas sepatu hak tinggi itu untuk pergi menemui putra semata wayangnya.
. Suara TV yang terdengan dari arah ruang tamu pun membuat langkah Kyungsoo segera melangkah cepat.
" Hello putra tampan ibu?" Ucapnya dengan nada imut, dan sontak Secan hanya bisa membuang nafas melihat tingkah ibunya yang selalu bersikap manis padanya. Padahal Secan selalu menyuruh Kyungsoo bersikap seperti ibu yang normal seperti ibu teman- temanya.
" Selamat Datang." Ucapnya singkat, Kyungsoo yang sudah mensejajarkan tubuhnya dan memeluk tubuh kecil itu pun memeberi beberapa kecupan ringanbdi kedua pipinya.
" Yak, Ibu aku sudah besar! Jadi jangan menganggapku seperti anak kecil begini."
. Kyungsoo hanya bisa tertawa senang mendengar komentar Secan tentang sikapnya yang menurut Secan tidak keren, tetapi Kyungsoo tidak peduli karna memang bukankah putranya itu masih anak kecil.
. Mana mungkin anak umur 8 tahun bisa di anggap besar, yah walaupun secara alami cara berfikir Secan yang lebih dewasa dari pada anak-anak di usia sepantaran denganya membuat Kyungsoo sedikit bangga dan kesulitan secara bersamaan.
2 tahun yang lalu.
. Perna suatu hari Kyungsoo yang sedang Libur hari minggu tiba- tiba di haruskan menghendel pekerjaan dilapangan, Dan sontak Kyungsoo mau tak mau harus mengajak Secan waktu karna itu hari minggu dan Joy pasti sedang sibuk juga.
. Dan terjadilah sebuah kejadian lucu dimana Secan yang ingin pergi ketaman bermain dan ternyata tempat yang ia kunjungi adalah gedung penyiaran TV yang cukup terkenal yaitu KDS pun sempat marah besar dan menangis tidak berhenti-henti karna di bohongi Kyungsoo sontak membuat beberapa pekerja dari perusahaan Kyungsoo juga kesusahan untuk menenangkan Secan yang menangis tidak berhenti.
. Kyungsoo yang sudah menitipkan Secan kepada bawahanya yaitu bas pun tidak berfikir jauh bahwa putranya itu akan menyusahkan laki-laki itu, Bas yang tidak bisa menghentikan tangisan Secan yang keras sempat dimarahi beberapa orang bahkan akan diusir keluar gedung sampai Manajer Boo datang dan membantu menjelaskan dan menghentikan tangisan Secan seketika.
" Hey tampan sebaiknya kamu berhenti menangis kalau tidak nanti kita tidak akan jalan-jalan?" Dan otomatis Secan pun berhenti menangis dan menyisahkan sesegukan yang tak bisa berhenti.
" Apakah nanti Secan akan ke taman bermain ? "
" Tentu Ibumu dan aku akan mengajak Secan jalan- jalan setelah ini, jadi Secan harus tenang sampai Ibumu selesai bekerja ok?" Dan disutalah akhirnya Secan terkenal dengan pikiran dewasanya dikalangan bagian Kyungsoo.
. Kyungsoo yang masih tidak tau dari siapa Secan menurun hal itu pun masih berfikir mungkinkah ini watak dari Laki- laki itu.
------
" Nuna Joy kemana Secan ?" Secan yang sedang menikmati kue ikannya pun menjawab Kyungsoo dengan mulut yang penuh dengan isi.
" Jia ada di kalmar. ( Dia ada di kamar)"
" Memangnya apa yang kalian lakukab hari ini? Apa kau mengerjain Nuna lagi ?"
. Masih dengan mulut yang penuh Secan pun berbicara menjawab pertanyaan Kyungsoo.
" Cidak hali ini Nuna halus belalian ke sekolah dan alpatemen karna Sekan meninggalkan Ponyel Sekan ( Tidak hari ini Nuna harus berlarian ke Sekolah dan Aparteman karna Secan meninggalkan Ponsel Secan).
. Kyungsoo yang sontak merasa bersalah menyusahkan Joy pun merasa bersalah.
" Secan seharusnya lebih teliti saat membawa barang miliknya sendiri sebelum pulang, kalau seperti ini kasihan Nuna Joy yang pasti kesusahan. Secan harus berterima kasih kepada Nuna kalau dia sudah bangun ?" Secan hanya menganggukan kepalanya dan melanjutkan menonton kartun kesukaanya dengan mulut yang masih penuh dengan kue ikan.
-----
. Joy yang sudah bangun, segera menemui Kyungsoo yang berada di dapur.
" Kau sudah bangun ? " Anggukan dari Joy menandakan wanita itu mengiyakan.
" Unni hari ini aku menginap disini yah ?" Kyungsoo tidak terlalu terkejut bila Joy berkata begitu karna hampir ada masalah Joy pasti tidur di Apartemanya.
" Dengan pacarmu atau Oppamu?
" Keduanya sama- sama menjengkelkan."
" Yah begitulah laki-laki, kamu harus maklum dengan sikap mereka."
" Aku cukup kesal saja dengan cara berfikir mereka yang selalu menjengkelkan." Kyungsoo yang sudah meletakan segelas jus jeruk pun mencoba mencari tau permasalahan yang sebenarnya.
-----
. Jongin yang sudah membersihkan diri dan bersiap tidur pun selalu terhenti di dengan foto masa lalunya.
. Dirinya dan Sehun yang memeluk pundak wanita itu dengan erat memperlihatkan betapah bahagianya mereka waktu itu.
. Sosok Kyungsoo yang merasa senang berada di antara kedua sahabatnya pun tergambar sangat jelas.
" Andai aku lebih berani, mungkin Aku tidak akan kalah beberapa langkah oleh Sehun." Jongin sangat merindukan senyuman ceria dari sosok yang sampai sekarang ia cintai.
" Soo aku merindukan senyumanmu."
TBC.
KAMU SEDANG MEMBACA
Stubborn.
Fanfictie(COMPLATE) ~Kim Jongin laki-laki yang pada akhirnya memperjuangkan cintanya pada Kyungsoo yang seorang single mom. ~kyungsoo yang hidup mandiri dengan putra semata wayangnya selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk pangeran kecilnya. ~Dan rah...
