Bab 15

8.4K 954 126
                                        

"Tidak bisa Minhee" suara serak itu membelah heningnya malam. Suara percakapan antara seorang laki-laki berambut abu-abu dengan seorang perempuan berambut merah panjang yang mengenakan dress ketat selutut.

"Kenapa? Kau menyembunyikan sesuatu dariku, hm? Min Yoongi?" Perempuan itu mengeratkan pelukannya di leher si laki-laki, membuat Yoongi menghela nafas panjang

"Aku tidak menyembunyikan apapun, Minhee. Aku hanya tidak mau kau pergi ke rumahku. Itu akan menjadi bahan pembicaraan awak media, aku tidak suka" Yoongi berdecak. Sebelah tangannya terangkat untuk membelai pipi kanan si wanita "Dengarkan aku, hm?" Ia mengeluarkan senyum hangat andalannya. Membuat Minhee hanya menghembuskan nafas lalu mengangguk.

Yoongi pikir wanita itu akan menyerah lalu pergi meninggalkannya. Tapi tidak, Yoongi salah. Seratus persen salah. Perempuan itu dengan kurang ajar menandainya di leher. Bekasnya kelihatan sangat jelas, dan Yoongi benci. Benci dengan kenyataan bahwa Ia tidak bisa oh ralat, tidak boleh marah pada Jung Minhee karena–



















Wanita itu adalah tunangannya.

***

Yoongi pulang dengan wajah kusut. Bau alkohol menguar dari kedua belah bibirnya. Jimin yang melihat itu agak ketakutan, tapi dengan berani Ia membawa Yoongi ke kamar mereka berdua.

"H-h-hyung?" Jimin menatap wajah Yoongi, yang hanya disambut Yoongi dengan kekehan khas miliknya.

"Eiii Jiminnie" Yoongi berucap dengan tidak jelas, entah fokusnya kemana.

"Kau kelihatan sangat cantik hari ini. Kesini sayang." Yoongi menepuk kedua pahanya, meminta Jimin untuk duduk diatas pangkuannya.

Jimin, tanpa mengucap sepatah katapun menuruti Yoongi. Matanya secara tak sengaja melihat tanda kemerahan yang ada di leher Yoongi.

Jimin tidak bodoh, dia tidak sebodoh itu. Dia tau Yoongi bukan hanya pergi bekerja dan minum bersama koleganya. Yoongi juga–bermain bersama seorang wanita.

Melihat itu, Jimin hanya terdiam. Ia tidak mau berkomentar apapun. Ia merasa, Ia tidak punya hak. Toh, dari awal dia tahu. Asal tidak dijadikan pemuas nafsu, ya dia akan berakhir menjadi seorang asisten rumah tangga.

"Jiminnie, kenapa diam saja?" Yoongi yang sudah mulai sadar menangkup kedua pipi gembil Jimin, membuat Jimin hanya tersenyum lalu menggeleng

Hyung mau kopi?

"Tidak sayang, aku hanya butuh pelukanmu. Seharian ini rasanya lelah sekali" Yoongi memeluk pinggang Jimin, dengan perlahan Ia menciumi bahu Jimin hingga lehernya.

"H-h-hyung berhenti" Jimin menjauhkan Yoongi dari lehernya, membuat Yoongi mengernyitkan dahi lalu menatap Jimin penuh tanya

Hyung bau alkohol. Aku yakin hyung mabuk

Jimin memasang tampang khawatir, ditangkupnya kedua pipi Yoongi, lalu Ia menyatukan dahi mereka berdua

Aku tidak suka hyung mabuk begini, seharusnya cerita kalau punya masalah

Yoongi terkekeh melihat ekspresi Jimin, Ia yang mulai sepenuhnya sadar lalu berbaring diatas kasur, dengan Jimin berada diatasnya, memeluknya erat.

"Aku bingung, sayang" Yoongi membuka suara, membuat Jimin menatapnya

Bingung kenapa?

"Aku bingung, kenapa aku bisa jatuh cinta padamu sedalam ini" senyuman jahil diberikan Yoongi pada Jimin. Membuat Jimin berdecak lalu menempelkan pipi gembilnya di dada Yoongi

"J-j-j-jimini m-m-m-malas k-k-kalau Y-Yoongi h-h-hyung s-s-s-seperti i-i-ini!" Ia mengerucutkan bibirnya, membuat Yoongi terkekeh gemas lalu mengecup kedua belah bibir tebal itu

"Jimin-ah, berjanjilah pada hyung untuk bertahan apapun yang terjadi, ya?" Yoongi menatap dalam kedua manik kelam milik Jimin. Ia menutup kedua matanya, lalu berbisik diatas pucuk kepala Jimin.

"Hyung menyayangimu, ah tidak. Hyung mencintaimu, amat sangat mencintaimu. Jadi berjanjilah untuk bertahan apapun halangan yang akan kita hadapi nantinya"







To be continued


___________________

AKHIRNYA GUE APDET JUGA PEMIRSAH!!!!!

Setelah beberapa minggu mengumpulkan niat, jiwa, raga, tenaga akhirnya gue apdet juga!!!!!!!

Ya maklumin aja sekarang diriku ini udah kelas 12. Bentar lagi unbk, sbmptn (kalo keterima) kalo kagak ya gue ujian mandiri. Haduh pusing gengs mikirinnya

Yang jelas w sekarang lagi nikmatin masa SMA. Nikmatin masa-masa ditiban tugas langsung 4 lembar portfolio unch banget ih senang aku

Ya kan mulai banyak bacot gue. Yaudah pesan-pesan gue (pesan jodoh macem Jungkook satu/eh)

BERIKAN BANYAK CINTA UNTUK SAYA DAN CERITA INI YA MWAHHH

AILAPYU PERIMACH WINK WONK

Fanart dah lama tapi bikin gue meleleh mulu akhem

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Fanart dah lama tapi bikin gue meleleh mulu akhem

SUGA(r) DADDY ↔ Yoon.MinCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang