Alexis's PoV
"Jadi, aunty, karena aunty sangat baik pada Kenzo juga papa, boleh Kenzo minta aunty untuk jadi mama baru Kenzo? Jadi seperti mama teman-teman Kenzo?"
Apa-apaan ini? Mengapa Kenzo bisa bicara seperti itu? Ya Tuhan, dia bahkan baru berumur lima tahun. Tapi orang-orang bilang bahwa anak kecil adalah orang yang paling jujur. Jadi, apa Kenzo sekarang sedang mengungkapkan apa yang dia rasakan selama ini?
Oh betapa kasihan nya anak manis ini. Dia bahkan terlalu lucu untuk dilewatkan. Apa Stella benar-benar tidak pernah memperhatikan Kenzo? Tidak pernah menyuapi nya, menggandeng tangan nya dan membacakan dongeng untuk nya?
Aku memandang kak Ferdi yang sekarang juga sedang memandang ku.
Apa yang harus ku katakan sekarang? Aku akan menikah dengan kak Andrew, tidak mungkin aku menjadi mama Kenzo. Tapi, aku juga tidak tega pada anak kecil itu. Dia pasti sangat membutuhkan sosok ibu, apalagi dia masih sangat kecil.
Sekali lagi aku mencuri pandang pada kak Ferdinand. Meminta bantuan.
Dan sialnya, kak Ferdi hanya mengangkat bahu nya lalu melanjutkan makan malam nya. Sial.
"Umm.. aunty.. aunty tidak-"
"Aunty tidak mungkin menolaknya Kenzo. Aunty Alexis adalah orang yang sangat baik, jadi tentu saja aunty mau jadi mama baru Kenzo."
Whaaaat?!
Aku melotot tidak percaya pada laki-laki disamping ku. Dia bahkan sama sekali tidak meminta persetujuan ku. Great!
"Benar?" Sekarang aku melihat Kenzo menatap ku dengan berbinar.
Oh Tuhan.
"Umm.. aunty-"
"Tentu saja! Aunty sangat senang kalau kamu panggil dia mama sekarang," kak Ferdi tersenyum lebar pada Kenzo, lalu mengusap kepala Kenzo dengan sayang.
Melihat interaksi mereka membuat ku tersentuh. Kak Ferdia ayah yang sangat baik untuk Kenzo, tapi Kenzo tidak hanya membutuhkan sosok ayah. Ada beberapa peran ibu yang tidak bisa digantikan oleh ayah, sehebat apapun ayah itu.
Namun aku juga tidak bisa menuruti kak Ferdi. Sebentar lagi aku akan menikah. Apa yang terjadi pada Kenzo saat dia tau bahwa aku akan menikah dan menjadi mama dari anak-anak ku, bukan dia? Apa yang terjadi pada hubungan ku dan kak Andrew saat ada anak kecil memanggil ku mama?
Itu bagus. Setidaknya dia akan membatalkan pernikahan ini. Dan kau bisa kembali dengan kak Ferdi tercinta.
Terkutuklah iblis dalam diri ku! Sialan, kenapa sisi jahat ku bisa berpikir seperti itu? Tidak, tidak. Aku tidak sejahat itu. Aku harus bagaimana Tuhan?
"Benarkah? Aku bisa memanggil nya mama sekarang?"
Crap! Tatapan Kenzo semakin berbinar!
Dari sudut mata ku, aku bisa melihat kak Ferdi yang mengangguk antusias dengan senyum bodoh nya yang menyebalkan. Oh aku bahkan tau apa yang dia pikirkan sekarang.
Bagus Kenzo. Kau membantu papa dengan baik sekarang.
Ha! Menyebalkan.
"Umm ya, tentu saja. Tapi hanya saat Kenzo dengan aunty ya." Aku tersenyum semanis mungkin agar Kenzo menuruti ku.
"Mengapa? Berarti Kenzo tidak bisa memanggil aunty dengan sebutan mama di depan teman-teman Kenzo?" Kenzo menunduk sambil memainkan burger nya.
Aku menghela napas lelah.
YOU ARE READING
Past and Present - Original story
RomanceLelucon macam apa ini, Tuhan? Kenapa setelah delapan tahun, Kau kembali mempertemukan kami? Kenapa disaat aku mulai melupakan dia? Dia masih sama, bahkan bertambah tampan. Dengan bahunya yang tegap dan dadanya yang bidang. Dia masih sama. Suka seka...
