28 : Pengakuan :

44.6K 6.8K 1.9K
                                        

INFO: couple Mahesa X Virga itu nama couplenya #Saga. Tapi mereka gatau bakal nyatu atau enggak sih. Penulisnya suka kampret soalnya :(

-;-

28

: p e n g a k u a n :


2018



Mahesa segera pergi ke lapangan parkir begitu mendapat pemberitahuan bahwa alarm mobilnya bunyi karena terkena tubrukan.

Usai mematikan alarm, sang penubruk meminta maaf sekaligus berterima kasih kepada Mahesa. Mobilnya kena tubruk di bagian depan, tetapi sekilas terlihat tidak kenapa-kenapa.

Ketika penubruk tadi sudah pergi, Mahesa mengecek lagi mobilnya. Jaga-jaga jika ada yang terbaret. Setelah yakin tak ada yang rusak, Mahesa pun memasukkan kunci mobil ke dalam saku, hendak kembali ke ballroom hotel, berbalik badan, kemudian mendapatkan hantaman tinju di wajahnya.

Ringisan tajam keluar dari bibir Mahesa. Dia spontan memegangi pipinya. Sebelah sisi wajahnya terasa berdenyut-denyut, perih, dan mulutnya terasa anyir. Dia tahu ada darah keluar dari mulutnya. Sesaat, matanya sempat berkunang-kunang. Namun, Mahesa segera bangkit, menegapkan punggung. Ingin mengetahui siapa yang memukulnya.

Di depannya kini, Aksel Hadiraja berdiri dengan tatapan dingin. Dia bersiap melayangkan tinju lagi. Sigap, Mahesa menahannya. Kemudian dia meringis menahan perih dan denyutan yang melukai mulut dan rahang. Menarik napas sambil membuang kepalan tangan Aksel, Mahesa pun bertanya, "Ada apa, Sel?"

"ELO YANG ADA APA!" seru Aksel, menarik kerah Mahesa, benar-benar membuatya kaget. "KENAPA VIRGA, SA? KENAPA?"

Mahesa membeliakkan mata. Dari mana Aksel tahu? pikirnya. "Kenapa sama Virga?" tanyanya tenang.

"'Kenapa' lo tanya?" ujar Aksel dengan bengis. "Kita udah temenan berapa lama, Sa, sampai lo nggak tahu tentang Virga sama gue?"

Mahesa memejamkan mata, menarik napas. Rahang dan pipinya masih terasa berdenyut-denyut perih. "Turunkan tanganmu, Sel. Kita bicara baik-baik."

"Baik-baik dari mana!" seru Aksel, mendorong tubuh Mahesa ke pintu mobil SUV, menimbulkan gaduh karena alarmnya menyala. "You cheat! You fucking cheat the bro's code! Lo deketin Virga di belakang gue, anjir! Lo deketin dia diam-diam! Kenapa lo nggak ngelakuin itu di depan gue aja? Nggak berani? Takut kalah?"

Mahesa memejamkan mata seraya menarik napas, benar-benar berusaha berkepala dingin, apalagi di tengah lapangan parkir siang bolong dengan alarm mobil berisik di belakangnya. Hal seperti ini bukanlah sesuatu yang harus ditangani dengan emosi. "Aksel, aku sudah bilang, kita bicara baik-baik," ujarnya tenang. Ketika Aksel ingin menyalak, Mahesa menyambar, "Tolong ingat kalau hari ini masih ada pernikahan kakakmu. Jaga martabat keluargamu, Sel. Jangan ribut seperti ini."

"You've made me done that."

"Am I?" Mahesa menyipitkan mata, sangsi. "Aksel. Kau pikir aku mau jatuh cinta kepada Virga? Nggak, Sel. Pertama aku kenal pun, aku nggak ada pikiran buat mendekati dia. Aku cuma butuh tempat macam Rumah Bivalvia untuk menenangkan diri dari masalah. Sengaja pula aku tak beri tahu kau. Aku tak mau ada orang yang bertanya-tanya tentang masalahku. Mau kusimpan sendiri masalah itu, tapi ternyata Virga paham masalahku. Jikalau boleh memilih, tak mau aku jatuh cinta ke Virga kalau ini bisa merusak perkawanan kita, Sel."

Deklasifikasi | ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang