Terungkap

1.4K 70 1
                                        

"Ro, gue mau ngomong sama lo" ucap Ihsan dari depan gue.

"Ngomong aja silahkan" bales Varo.

"Jangan disini, kita ke bangku belakang aja"

"Oke"

Sesampainya di bangku belakang, mereka lagi ngomongin sesuatu. Gue liat mereka serius banget dari mukanya. Gue jadi kepo, tapi gue gak suka ikut campur masalah orang lain. Jadi, gue milih tetep diem di bangku sambil nungguin bel masuk bunyi.

Alvaro's POV

"Mau ngomong apa lo?" tanya gue pada Ihsan.

"Ro, lo kemarin habis ketemu Diva ya?"

Ternyata Ihsan udah tau kalo dia tinggal di Jakarta.

"Lo tau darimana? Tapi jangan bilang Bella dulu ya!"

"Gue kemarin gak sengaja ketemu dia waktu di parkiran cafe Alexa. Kata Diva, dia mau ketemuan sama lo. Lo masih kecewa sama dia?"

"Ya gitu deh. Masih sakit hati"

"Dia sekolah disini kan?"

"Ho'oh, kok tau?"

"Pas di depan gerbang gue ketemu Diva. Dia nanyain kelas lo, tapi gak gue kasih tau. Tapi ada satu hal yang harus lo tau Ro!"

"Apa?"

"Dia masih ada perasaan sama lo!"

Bagai tersambar petir di siang bolong, gue kaget denger penjelasan Ihsan. Padahal gue udah ngubur perasaan itu dalem dalem, dia malah masih ada perasaan ke gue.

"Ro!" teriak Alvin mengejutkan gue sama Ihsan.

"Apa?" tanya gue.

"Lo ada Secret Admirer ya?"

Kampret banget tuh anak! Bella langsung melototin gue lagi.

"Ngomong apa sih?! Varo punya banyak Secret Admirer kali di sekolah ini. Varo kan pemes!" ucap Ihsan membela gue.

"Tau tuh anak! Emang yang sekarang lo maksud itu siapa?"

Duh Adit! Lo kok malah nanya gitu siiih!?

"Kali ini beda. Dia anak kelas sebelah tuh!" jawab Alvin.

Mampus gue! Bella udah ngehampirin gue di bangku belakang.

Bella's POV

Gue tersentak dengerin obrolan Alvin, Adit, Varo, dan Ihsan. Dan sekarang kekepoan gue udah sampe puncaknya. Gue menghampiri Varo untuk minta penjelasan.

"Ro, bener yang Alvin maksud?" tanya gue penuh selidik.

"Mm... Gu..gue bakal jelasin ke elo nanti" jawab Varo penuh dengan ketakutan.

Kriiing!

Sial! Bel masuk pun bunyi, gue segera menyiapkan kelas untuk berdoa sebelum memulai pelajaran.

Saat pelajaran pak Yayan, gue masih aja kepikiran omongan Alvin tadi. Hati gue rasanya sakit!
Tapi gue memfokuskan buat pelajaran pak Yayan hari ini. Nanti kita liat pernyataan Varo!

***

Selama 20 menit berlalu, akhirnya bel istirahat pertama bunyi. Gue langsung menghampiri Varo untuk minta penjelasan. Gue gak sendiri, tapi ditemenin sama Reni dan Shofi

Sebelum gue nanya ke Varo, tiba tiba ada cewek berkacamata berlari menghampiri Varo dan memeluknya! Sontak gue yang kaget pun terisak liat kejadian itu.

"Varoo!!" teriak cewek itu sambil memeluk Varo.

"Lepasin gue!"

"Iya iya, aku di kelas sebelah Ro!" kata cewek itu penuh kebahagiaan.

Stay With Me [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang